
Mantan atlet pelatnas PBSI, Febby Valencia Dwijayanti Gani. (Foto: Instagram/febbyyyv)
MASA depan seorang atlet bulu tangkis sepenuhnya berada di tangan mereka sendiri. Keputusan untuk terus mengayun raket di Tanah Air alias memilih gantung raket demi beranjak pekerjaan merupakan kewenangan masing-masing individu.
Fenomena ini juga terlihat dari langkah beberapa mantan pebulu tangkis nasional nan memilih menempuh jalur akademik di luar negeri. Menariknya, langkah tersebut berujung pada keputusan untuk beranjak paspor alias beranjak bendera federasi, sebuah perihal nan sepenuhnya legal dalam izin BWF maupun PBSI. Lantas siapa saja mereka?
Berikut 4 Atlet Bulu Tangkis Indonesia nan Pindah ke Luar Negeri untuk Pendidikan:
4. Pramudya Kusumawardana
Pramudya Kusumawardana
Keputusan mengejutkan diambil oleh mantan dobel putra jagoan Indonesia ini saat pamit dari Pelatnas PBSI pada akhir tahun 2023. Pramudya kala itu mengungkapkan keinginannya untuk konsentrasi kuliah di Australia dan merasa perjalanannya di level tertinggi bulu tangkis nasional sudah cukup.
Setibanya di Negeri Kanguru, pemain asal Jawa Barat ini memanfaatkan keahliannya bermain bulu tangkis untuk membiayai studinya. Ia apalagi dipercaya menjadi pembimbing di sebuah akademi dan sekarang namanya resmi tercatat berafiliasi di bawah bendera Australia.
3. Jones Ralfy Jansen
Jones Rafly
Jones merupakan talenta kelahiran Indonesia nan bercahaya setelah menjuarai Kejuaraan Nasional (Kejurnas) pada tahun 2010. Prestasi tersebut semestinya menjadi tiket emas bagi dirinya untuk masuk ke Pelatnas PBSI, namun panggilan nan dinanti tidak pernah terwujud.
Merasa kecewa dengan ketidakpastian tersebut, Jones memilih bertolak ke Jerman untuk melanjutkan pendidikannya. Di sana, dia terus mengasah keahlian bulu tangkisnya hingga resmi beranjak kebangsaan pada tahun 2015 dan sekarang aktif memihak Jerman.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·