Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Gedung Soemardhi, Cikeas, Kabupaten Bogor, menjadi arena perhelatan olahraga dirgantara bertaraf internasional. Sebanyak 382 peserta nan tergabung dalam 156 tim ambil bagian dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026, nan berjalan pada 17–20 September 2026.
Kejuaraan tersebut resmi dibuka oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Pembina Komite Olahraga Polri, Kamis (17/9/2026).
Kapolri Cup II 2026 tidak hanya diikuti atlet Indonesia. Sebanyak 89 atlet dan ofisial mancanegara dari sembilan negara turut berpartisipasi, ialah China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand.
Atmosfer internasional semakin terasa dengan kehadiran 20 juri internasional nan berasal dari 12 negara. Jika dihitung berasas negara asal atlet, ofisial, dan juri, keseluruhan penyelenggaraan kejuaraan ini melibatkan peserta dari 20 negara.
Kompetisi mempertandingkan sejumlah nomor, ialah Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle.
Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan bahwa perkembangan indoor skydiving di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian nan membanggakan.
Pada rangkaian FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri nan memperkuat tim Indonesia sukses meraih lencana perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia, serta menempati ranking kelima pada FAI World Cup.
“Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata atlet-atlet Polri dalam prestasi indoor skydiving Indonesia di tingkat Asia maupun dunia,” ujar Wakapolri.
Semangat tersebut kemudian bersambung pada penyelenggaraan Kapolri Cup I 2024. Tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana sukses menorehkan prestasi pada kelas internasional.
Menurut Wakapolri, Kapolri Cup II tidak hanya diharapkan menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi penggerak pembinaan atlet sekaligus meningkatkan daya saing olahraga dirgantara Indonesia.
“Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global,” katanya.
Wakapolri juga mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati selama kejuaraan berlangsung. Kepada panitia dan personel pengamanan, dia menekankan pentingnya memastikan seluruh rangkaian aktivitas melangkah secara profesional, aman, tertib, dan lancar.
Sementara itu, kepada seluruh pihak nan terlibat, Wakapolri meminta semangat kerjasama terus dipelihara.
“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari keahlian kita menjadikan aktivitas ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan,” ujarnya.
Senada dengan perihal tersebut, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia, Irvan Zuladry, S.H., M.M., mengapresiasi support Polri dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.
Menurut Irvan, perkembangan indoor skydiving memerlukan ruang kejuaraan nan semakin luas agar pembinaan atlet dapat melangkah secara konsisten dan berkelanjutan.
“Perkembangan olahraga terjun payung, termasuk nomor indoor skydiving, menunjukkan bahwa minat masyarakat dan kompetisinya perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang,” kata Irvan.
Ia berambisi Kapolri Cup dapat menjadi bagian dari upaya membangun kejuaraan nan rutin dan berkesinambungan di area Asia.
“Kami berambisi Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup dapat menjadi momentum mengangkat dan mendorong tercapainya target-target pengembangan olahraga nan telah kami sampaikan,” ujarnya.
Setelah Kapolri Cup II 2026, rangkaian aktivitas olahraga indoor skydiving tersebut bakal dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.
Keberadaan Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Cikeas diharapkan semakin memperkuat ekosistem olahraga indoor skydiving di Indonesia, baik sebagai sarana latihan dan pembinaan maupun sebagai venue kejuaraan bertaraf internasional.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·