Awaludin
, Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |00:15 WIB

Perang Iran dan AS, Israel (foto: Reuters)
JAKARTA – Serangan campuran Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dalam fase awal konflik, dilaporkan melibatkan lebih dari 3.000 amunisi dan sistem pencegat berpemandu presisi hanya dalam waktu 36 jam pertama.
Dilansir dari trtworld, Minggu (8/3/2026). Laporan analis dari Payne Institute menyebutkan, intensitas serangan tersebut langsung memicu jawaban besar dari Iran nan mengerahkan lebih dari 1.000 senjata di beragam wilayah.
Dalam serangan jawaban itu, Iran dilaporkan meluncurkan sekitar 380 rudal balistik, 700 drone Shahed, serta sekitar 50 rudal pertahanan udara.
Rentetan serangan tersebut memicu operasi pencegatan besar-besaran oleh Amerika Serikat, Israel, dan sejumlah negara Teluk nan juga menjadi sasaran serangan jawaban dari Teheran.
Pada fase awal kampanye militer, pasukan Amerika Serikat menggunakan beragam jenis senjata ofensif, termasuk 210 peledak berpemandu presisi JDAM, 120 rudal jelajah Tomahawk, 120 drone berbiaya rendah, serta 90 rudal anti-radiasi AGM-88 nan menargetkan sistem radar Iran.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·