33.430 Ton Pakan Ternak Disiapkan untuk Percepat Pemulihan Peternak di Aceh

Sedang Trending 49 menit yang lalu

Jakarta -

Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat pemulihan mata pencaharian peternak di wilayah terdampak musibah hidrometeorologi Aceh melalui penyiapan support pakan ternak.

Berdasarkan Data Direktorat Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Kementan), total kebutuhan pakan bagi ternak terdampak musibah di Aceh dipetakan mencapai 33.430 ton. Penyiapan support ini krusial mengingat skala akibat musibah terhadap subsektor peternakan di Aceh.

Data Posko Terpadu Pemerintah Aceh nan dipublikasikan pada Desember 2025 juga mencatat 56.387 ekor ternak terdampak bencana. Dukungan pakan dibutuhkan untuk menjaga ternak tetap produktif dan membantu peternak memulihkan upaya mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mempercepat pelaksanaannya, Kementan menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Bantuan Pakan untuk Ternak Terdampak Bencana di Banda Aceh, Senin (27/7). Kegiatan tersebut dipimpin Direktur Pakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian, Tri Melasari serta melibatkan perangkat peternakan dan penyuluhan dari 15 kabupaten/kota terdampak.

"Bantuan pakan tidak hanya bermaksud memenuhi kebutuhan pakan ternak pada masa tanggap darurat, tetapi juga menjaga produktivitas ternak," ujar Tri Melasari dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Adapun support pakan bakal disalurkan melalui skema Bantuan Pemerintah kepada golongan peternak. Pemerintah wilayah diminta memvalidasi populasi ternak, mengidentifikasi golongan berasas komoditas, dan melengkapi persyaratan manajemen sebelum penetapan penerima dilakukan melalui aplikasi E-Banper.

Kementan juga membagi pendampingan teknis agar proses tidak terhambat. BPTU-HPT Indrapuri mendapat mandat mendampingi dan mengoordinasikan 10 kabupaten/kota, sedangkan Balai Veteriner Medan mendampingi lima kabupaten/kota lainnya.

Dalam kerangka pemulihan pascabencana, Satgas PRR mengawal sinkronisasi data, koordinasi lintas kementerian/lembaga, dan tindak lanjut pemerintah daerah. Pengawalan ini diperlukan agar percepatan penyaluran tetap melangkah tertib, akuntabel, dan menjangkau peternak nan betul-betul membutuhkan.

Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu wilayah nan menyiapkan info calon penerima bantuan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan memutakhirkan info peternak terdampak sebagai dasar pengajuan support kepada Kementan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bener Meriah, Uswatun Hasanah mengatakan support pakan sangat dibutuhkan oleh peternak nan tetap berupaya membangun kembali usahanya setelah bencana.

"Bantuan berupa pakan ternak ini nantinya diberikan kepada peternak nan terdampak musibah hidrometeorologi tahun lalu," katanya.

Pendataan di Bener Meriah dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan berbareng petugas Pusat Kesehatan Hewan di kecamatan. Peternak nan belum tercatat diminta berkoordinasi dengan petugas setempat agar kebutuhan ternaknya dapat diverifikasi dan tidak terlewat dalam proses pengusulan.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News