320 WNA Sindikat Judol di Hayam Wuruk Dititip ke Imigrasi, 1 WNI ke Bareskrim

Sedang Trending 57 menit yang lalu
Jakarta -

Bareskrim Polri menahan sebanyak 321 pelaku sindikat gambling online (judol) di gedung perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar). Sebanyak 320 penduduk negara asing (WNA) dititipkan ke Ditjen Imigari.

"Rencana pada hari ini, kita bakal menitipkan para pelaku ke rumah detensi Imigrasi, nan nantinya bakal dibagi menjadi 2 tempat. nan pertama di Kuningan dan nan satunya lagi ada di Jakarta Barat," Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Wira Satya Triputra, di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar), Minggu (10/5/2026).

Alasan penitipan 320 pelaku tersebut lantaran berstatus WNA, sehingga penanganan berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi. Sedangkan 1 pelaku penduduk negara Indonesia (WNI) tetap bakal digiring ke instansi Bareskrim Polri.

"Perlu kami sampaikan bahwa terhadap 321 pelaku, nan kami bakal titipkan adalah 320. Karena mereka adalah penduduk negara asing. Sedangkan nan 1 orang, bakal tetap kami bawa ke Bareskrim," imbuhnya.

Seperti diketahui sebanyak 321 orang ditangkap dalam penyergapan markas judol di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Para WNA itu berasal dari beragam negara.

Brigjen Wira mengungkap bahwa para WNA itu terttangkap tangan saat sedang mengoperasikan situs judol pada Kamis (7/5).

"Para pelaku kami tangkap dalam keadaan tertangkap tangan, dalam makna para pelaku sedang melakukan operasional ataupun aktivitas daripada gambling online. Dari para pelaku nan sukses kita amankan, jumlahnya mencapai 321 orang," kata Wira kepada wartawan di lokasi, Sabtu (9/5).

Wira juga mengungkap para WNA itu masuk ke Indonesia menggunakan izin alias visa wisata. Dia menyebut visa para WNA itu telah lenyap masa berlakunya.

Berikut ini asal negara para WNA tersebut:
- Vietnam: 228 orang
- China: 57 orang
- Myanmar: 13 orang
- Laos: 11 orang
- Thailand: 5 orang
- Malaysia: 3 orang
- Kamboja 3 orang

(rfs/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News