ilustrasi(Magnific)
DI tengah maraknya dugaan bahwa makanan olahan (processed foods) jelek bagi kesehatan, para master nutrisi dan mahir gizi justru mengungkapkan kebenaran sebaliknya. Makanan olahan jenis tertentu nan kaya bakal serat dan protein terbukti dapat membantu menyukseskan program penurunan berat badan secara konsisten.
Kunci utamanya terletak pada pemilihan jenis olahan nan minim ramuan tambahan, rendah natrium, serta bebas gula buatan.
3 Makanan Olahan Rekomendasi Pakar untuk Menurunkan Berat Badan
Berdasarkan tinjauan medis dan bukti riset kesehatan, berikut adalah tiga jenis makanan olahan nan disarankan masuk dalam menu mingguan:
- Kacang-kacangan Kalengan: Kacang hitam, buncis, alias kacang merah kalengan kaya bakal serat dan protein tumbuhan. Riset mencatat konsumsi rutin legum efektif memangkas lemak tubuh dan memperkecil lingkar pinggang.
- Yogurt Tanpa Rasa (Plain Greek Yogurt): Makanan olahan fermentasi ini tinggi bakal protein murni nan berfaedah menahan rasa lapar lebih lama sekaligus menjaga massa otot selama proses penurunan berat badan.
- Sayuran Beku: Sayuran kaku polos menawarkan kepraktisan tinggi tanpa mengurangi kandungan nutrisi dan seratnya, sehingga memudahkan masyarakat menyiapkan porsi makan bervolume tinggi namun rendah kalori.
Para mahir mengingatkan bahwa diet nan sukses bukanlah tentang memusuhi seluruh makanan kemasan, melainkan membatasi makanan olahan sangat tinggi (ultra-processed foods) seperti minuman bersoda, camilan manis, dan makanan siap saji nan minim nutrisi.
(Eatingwell/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·