3 Fakta 2 WN Rusia Bawa Narkoba Hashish Ditangkap BNN di Bali

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Bangli -

Perempuan berjulukan Kochetkova Kira (51) dan laki-laki berjulukan Sergei Khlebushchev (39) ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI. Keduanya kedapatan menguasai narkoba jenis Hashish.

Penangkapan kedua tersangka disampaikan oleh Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto pada Sabtu (6/6/2026). Kochetkova dan Sergei ditangkap di Bangli, Bali.

Dia menjelaskan pengungkapan kasus ini dilakukan pada Jumat (5/6). Penangkapan bermulai dari info petugas bea cukai bandara.

"Tim BNN (Direktorat Interdiksi) berbareng Bea Cukai (BC) menerima info dari BC Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengenai adanya koper berisi narkotika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Koper tersebut dibawa oleh penumpang atas nama Kochetkova Kira," sambung dia.

Berikut 3 kebenaran 2 WN Rusia bawa Hashish dari Jakarta ke Bali:

1. Penyelidikan dengan Controlled Delivery

BNN menggagalkan pengedaran narkotika jenis hashish nan dilakukan WN Rusia, Kochetkova Kira (51). Narkotika itu dibawa dari Thailand. (dok BNN) Foto: Narkotika jenis hashish. (dok BNN)

Tim BNN dan bea cukai berasosiasi lampau melakukan operasi controlled delivery dari Jakarta ke Bali. Kochetkova terlacak pergi ke Bali menggunakan mobil rental.

Ia menyeberang ke Pulau Dewata melalui Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim). Jam menunjukkan pukul 01.30 WIB.

Perempuan itu lampau terpantau tiba di Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada pukul 03.00 Wita. Sesampainya di Bali, Kochetkova berjumpa tersangka Sergei.

"Saat melintas di Jalan Dusun Kayang, Kecamatan Bangli, tersangka Sergei menurunkan Kochetkova Kira beserta tas koper berisi narkotika," tutur Komjen Suyudi.

2. Tersangka Kabur Hingga Mobil Terguling

Dua WN Rusia ditangkap BNN di Bali. Upaya penyelundupan narkotika itu sudah dipantau abdi negara di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten. (dok BNN) Foto: Penampakan mobil dua tersangka WN Rusia nan terguling saat pengejaran. (dok BNN)

Kochetkova dan Sergei kemudian bergegas menghilangkan jejak.Mobil nan mereka tumpangi terguling saat melaju menghindari pertugas gabungan.

"Melakukan pengembangan penyelidikan secara komprehensif terhadap tersangka lain nan diduga merupakan WN Rusia dan tetap berlindung di wilayah Bali, dengan orientasi akhir untuk melumpuhkan kekuatan finansial sindikat peredaran gelap ini," ujar Komjen Suyudi.

Dalam pengejaran, petugas sempat melepaskan tembakan peringatan. Pengejaran berhujung setelah kendaraan nan ditumpangi WN Rusia itu mengalami kecelakaan hingga terguling.

Petugas menangkap tersangka Sergei Jalan Dusun Cingang, Bangli. Tersangka Kira dan Sergei dibawa ke Polres Bangli untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Narkoba Dibawa dari Thailand-Diedarkan di Bali, Apa Itu Hashish?

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario (Adrial Akbar/detikcom) Foto ilustrasi: Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario (Adrial Akbar/detikcom)

Komjen Suyudi mengatakan Hashish tersebut dibawa Kochetkova dari Thailand. Kemudian Hashish bakal diedarkan di Bali.

Menurut Kamus Narkoba nan diterbitkan oleh BNN, Hashish adalah getah ganja nan dikeringkan dan dipadatkan menjadi lempengan. Minyak hashish merupakan saripati cannabis dengan kandungan THC 15-30 persen. Hasilnya biasanya bervariasi dalam warna mulai keemasan, kecokelatan, alias hitam.

Hashish mengandung konsentrasi kandungan THC nan lebih tinggi daripada mariyuana. Karena itu, minyak hash dan hash biasanya dijual dalam jumlah nan lebih kecil. Secara umum, hashish dikemas di dalam aluminum foil dan hashish dalam corak minyak biasanya dikemas di dalam tabung-tabung kaca kecil.

Sama seperti mariyuana, hashish alias minyak hashish biasanya dikonsumsi dengan langkah diisap, baik dengan pipa alias dicampur dengan tembakau di dalam rokok. Ketika diisap, hashish bakal mengeluarkan aroma nan sangat menyengat.

Efek nan diberikan kepada penggunanya sama dengan pengaruh penggunaan mariyuana, tapi lebih keras lantaran konsentrasi THC nan lebih tinggi di dalam hashish.

(aud/aud)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News