29 Akademisi UNY Tampilkan Tari Klasik Perdana di Pesta Kesenian Bali 2026

Sedang Trending 58 menit yang lalu

, DENPASAR, – Sebanyak 29 akademisi dari Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ambil bagian dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVII Tahun 2026. Mereka menampilkan pagelaran perdana tari klasik di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar, Bali.

Ketua Departemen Pendidikan Seni Tari FBSB UNY, Kusnadi, menjelaskan bahwa timnya membawakan tiga repertoar dengan makna berbeda. Penampilan ini menjadi bentuk partisipasi aktif akademisi dalam pagelaran seni bergengsi tersebut.

Tiga Repertoar Sarat Makna

Kusnadi merinci, repertoar pertama diangkat dari tradisi Abdi Dalem Keraton Jogja nan disebut edan-edanan. Tarian ini menggambarkan aktivitas riuh sekelompok penari nan berfaedah untuk menolak bala dan segala gangguan.

“Kami menampilkan tiga repertoar nan masing-masing mempunyai makna berbeda. Pertama, diangkat dari Abdi Dalem Keraton Jogja namanya edan-edanan, kedua Tarian Bedoyo Langen Kusumo ialah tarian upacara budaya di Keraton, dan ketiga tari klasik nan digarap menggunakan basic (tari) Beksan Menak,” kata Kusnadi di Denpasar, Kamis.

Repertoar kedua adalah Tarian Bedoyo Langen Kusumo. Tarian nan sejatinya sakral ini dikemas untuk menggambarkan cerita islami. Sementara repertoar ketiga merupakan tari klasik nan digarap dengan dasar mobilitas Beksan Menak.

Ia menekankan bahwa ketiga tarian ini dibawakan dengan pakemnya masing-masing. Setiap aktivitas dalam tari klasik ini mempunyai makna dan sarat tersendiri.

Persiapan Intensif di Sela Ujian

Visual panggung dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama melibatkan 10 penari, sesi kedua dengan tujuh penari, dan sesi terakhir menampilkan 12 penari. Seluruh rangkaian koreografi rumit ini dipersiapkan melalui proses latihan intensif selama satu bulan penuh di sela kesibukan ujian mahasiswa.

“Semoga dengan upaya ini, arena PKB ini bisa terus konsisten dilaksanakan dan UNY selalu bisa mengisi ruang panggung pagelaran di tahun-tahun mendatang,” ucap Kusnadi.

Salah satu penari, mahasiswa UNY semester 4, Putri Latifah, menyampaikan rasa bangganya dapat terpilih untuk memeriahkan pagelaran seni tahunan nan sangat bergengsi ini. “Ikut bangga lantaran bisa memeriahkan pagelaran PKB ini, mengingat tidak semua orang mendapatkan kesempatan nan sama, saya berambisi di tahun-tahun selanjutnya UNY bisa terus berpartisipasi,” ujar Putri.

Dalam pagelaran seni PKB 2026, Pemerintah Provinsi Bali tidak hanya melibatkan seniman lokal, melainkan juga dari beragam provinsi hingga mancanegara. Ajang nan berjalan 13 Juni hingga 11 Juli 2026 ini menargetkan PKB tidak hanya menjadi wadah melestarikan seni Bali, namun juga sebagai ruang pertukaran budaya antar-daerah.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional