22 Korban Selamat Kapal Virgo Sempat Tertahan di Laut Akibat Gelombang Tinggi

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Jakarta -

Basarnas mengatakan 22 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang dipastikan selamat sempat tertahan di tengah laut. Hal itu lantaran proses pemindahan menuju Banjarmasin sempat terkendala gelombang tinggi sehingga memaksa pemindahan korban dilakukan beberapa kali.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan 22 korban tersebut sebelumnya berada di Kapal Cahaya Bahari nan merupakan kapal kayu, tertahan di tengah laut. Namun gelombang tinggi di atas normal membikin kapal itu tidak berani mendekat saat hendak melakukan transfer korban menuju kapal nan bakal membawa mereka ke Banjarmasin.

"Karena kejadian tadi (Senin) pagi adanya ombak nan di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada nan sempat berbenturan sehingga kudu dilaksanakan perawatan," kata Syafii dalam konvensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dilansir Antara, Selasa (15/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menjelaskan, kondisi tersebut membikin pemindahan korban kudu dilakukan menggunakan kapal mini menuju KRI Nala, sehingga proses pemindahan menjadi lebih lambat. Setelah itu, KRI Nala juga terkendala tidak dapat langsung bersandar di Pelabuhan Trisakti lantaran ukuran kapal nan besar.

Korban kemudian kembali dipindahkan dari KRI Nala ke Kapal Kumai milik TNI Angkatan Laut untuk melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin pada Senin (14/9) tengah malam. Diperkirakan mereka bakal tiba di Banjarmasin pada Selasa (15/9) subuh.

"Sehingga kudu dilakukan transfer ulang ke Kapal Kumai milik juga TNI Angkatan Laut dan ini sekarang sedang proses, mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan sudah bakal tiba di sini," ujar Syafii.

Hingga Senin (14/9) pukul 22.00 Wita, Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, tetap terdapat 129 orang nan belum ditemukan dari total 243 orang.

Dari 114 korban nan telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal bumi (jasad sudah diserahterimakan ke pihak keluarga).

Kemudian korban meninggal nan kedua dievakuasi di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan.

Berikutnya, satu korban selamat tiba di Lanud Syamsudin Noor setelah dievakuasi menggunakan helikopter Basarnas dari letak kecelakaan, serta 26 korban lainnya tetap proses pemindahan dari letak menuju Pelabuhan Trisakti nan terdiri atas 22 korban selamat dan empat korban meninggal dunia.

Diketahui, Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan lenyap kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

(yld/dek)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News