2 Kepala Daerah Kutuk Penembakan Warga oleh KKB, Minta Negara Tegas

Sedang Trending 57 menit yang lalu

Selain Gubernur NTT, Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, juga mengutuk keras kejadian penembakan nan menimpa tiga pegawai Dinas Pertanian Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Dua di antara tiga korban penembakan KKB itu merupakan penduduk NTT. Wili Mbuik (24) asal Kabupaten Rote Ndao dan Alfonsius Albinus Mehan (35) asal Kabupaten Sikka. Ia merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) nan mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Bupati Sikka menuntut negara untuk datang mengambil tanggung jawab dan mengusut tuntas perkara nan telah menewaskan warganya tersebut.

"Sebagai pemerintah daerah, Pemerintah Kabupaten Sikka, kami turut bersungkawa cita dan mengecam keras pelaku dan menuntut negara untuk bertanggung jawab terhadap penyelesaian kasus ini," ungkapnya.

Ia juga mendesak agar negara menunjukkan ketegasannya. Ia meminta abdi negara penegak norma tidak gentar sedikit pun dalam menindak para pelaku di kembali tindakan separatisme nan terus menelan korban jiwa ini.

"Negara tidak boleh takut terhadap teroris. Atau negara tidak boleh takut terhadap kaum separatis. Saya pikir demikian," kecamnya.

Selain menuntut keadilan, Bupati Sikka juga mendesak adanya agunan perlindungan dan pengamanan ekstra dari pemerintah wilayah setempat maupun pemerintah pusat. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial bagi penduduk Sikka lainnya nan saat ini tetap mengadu nasib dan bekerja di wilayah rawan bentrok tersebut.

"Kami minta perlindungan ke pemerintah wilayah dan pemerintah pusat. Mereka menjadi penduduk diaspora kami yg sudah membaktikan diri. Perlu ada pengamanan ekstra untk memastikan keselataman mereka semua. Negara jangan takut dgn OPM," ungkapnya.

Ia juga menghaturkan rasa belasungkawa nan teramat dalam kepada family korban. Simpati itu dia sampaikan baik atas nama pribadi maupun mewakili jejeran Pemerintahan Daerah Kabupaten Sikka.

"Kami sampaikan turut berduka. Semoga diberi kekuatan dan ketabahan," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita