Nusron Wahid.(MGN)
MENTERI Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid muncul di Istana Kepresidenan, Jakarta, setelah dua kali tidak memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Nusron terlihat mengikuti Sidang Kabinet Paripurna nan dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Rabu (21/10). Berdasarkan tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Nusron datang mengenakan kemeja putih dan peci hitam. Dia duduk di bagian belakang berbareng sejumlah pejabat.
Kehadiran Nusron dalam sidang kabinet tersebut menjadi perhatian setelah sebelumnya dia dua kali tidak memenuhi panggilan interogator KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi mengenai pengurusan kewenangan guna gedung (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
KPK pertama kali menjadwalkan pemeriksaan Nusron pada 7 Oktober 2026. Namun, dia tidak datang dengan argumen mempunyai agenda lain di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Penyidik kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada 15 Oktober. Pada pemanggilan kedua, Nusron kembali tidak hadir. Belakangan, KPK menyampaikan bahwa Nusron mengirimkan surat permohonan penundaan pemeriksaan lantaran mempunyai agenda perjalanan dinas ke luar negeri, nan disebut menuju Malaysia.
KPK sebelumnya menyatakan keterangan Nusron diperlukan untuk memperjelas bangunan perkara, termasuk mendalami kemungkinan adanya pihak lain nan berkedudukan dalam kasus tersebut. Penyidik juga mempertimbangkan langkah lanjutan untuk meminta keterangannya, termasuk kemungkinan pemanggilan kembali dan publikasi surat perintah membawa sesuai ketentuan nan berlaku.
Meski kehadiran Nusron ke Istana tidak terpantau langsung oleh awak media nan menunggu di area luar, kehadirannya kemudian terlihat melalui tayangan sidang kabinet nan disiarkan Sekretariat Presiden. (Mir/P-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·