2 HP Penumpang Berasap, Perjalanan KRL Sempat Terlambat 7 Menit

Sedang Trending 42 menit yang lalu
Ilustrasi KRL, Senin (10/8/2026). Foto: Angga Budhiyanto/ ANTARA FOTO

KAI Commuter membenarkan adanya kejadian dua unit ponsel (HP) milik penumpang terbakar di dalam rangkaian Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang pada Kamis (17/9) pagi.

Dalam video nan beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap dari salah satu tas penumpang di dalam rangkaian KRL saat berada di Stasiun Rawa Buntu.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan kejadian tersebut berjalan sekitar pukul 06.49 WIB saat rangkaian Commuter Line 1641 berada di Stasiun Rawa Buntu. Peristiwa terjadi di Kereta Khusus Wanita (KKW) bagian depan rangkaian.

“Petugas Keamanan nan sedang berdinas di peron memandang adanya tas penumpang nan mengeluarkan asap. Pengguna tersebut kemudian melemparkan tas tersebut ke area peron,” kata Leza dalam keterangannya, Kamis (17/9).

Setelah tas diamankan, petugas menemukan dua unit HP dalam kondisi terbakar di dalam tas tersebut.

“Petugas segera membantu pengguna keluar dari dalam Commuter Line dan mengamankan tas berisikan gadget nan mengeluarkan asap. Petugas juga memberikan imbauan kepada penumpang agar tetap tenang dan tidak panik saat keluar dari rangkaian kereta,” ujarnya.

instagram embed

Petugas kemudian berkoordinasi dengan Kepala Stasiun dan penumpang pemilik tas untuk meminta keterangan mengenai kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan awal penumpang, salah satu HP sedang digunakan sebagai hotspot. Sementara itu, kedua perangkat berada di dalam tas.

KAI Commuter menyatakan tetap melakukan penanganan dan koordinasi mengenai penyebab kejadian tersebut.

Atas kejadian tersebut, perjalanan Commuter Line 1641 relasi Rangkasbitung–Tanah Abang mengalami keterlambatan sekitar 7 menit. Setelah petugas memastikan kondisi rangkaian aman, perjalanan KRL kembali dilanjutkan.

Lebih lanjut, KAI Commuter mengingatkan pengguna untuk memperhatikan kondisi HP maupun perangkat elektronik lain nan dibawa selama menggunakan Commuter Line.

“Jika menemukan kondisi nan tidak normal selama perjalanan, jangan panik dan segera sampaikan kepada petugas. Respons sigap dari pengguna bakal menjadi bagian krusial dalam menjaga keselamatan bersama,” tutup Leza.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan