10 Jam Baru Padam, Total 28 Gudang Terbakar di Kosambi Tangerang

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Tangerang, CNN Indonesia --

Kebakaran yang melanda puluhan penyimpanan di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, akhirnya padam setelah 10 jam penanganan pada Rabu (16/9) malam. Total, sebanyak 28 penyimpanan gosong terbakar.

Diketahui, proses pemadaman kebakaran puluhan penyimpanan tersebut berjalan sejak Rabu siang, tepatnya pukul 13.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Komandan Pos Damkar Kosambi BPBD Kabupaten Tangerang, Husni mengatakan, pihaknya tetap melakukan inventarisir jumlah penyimpanan nan terdampak kebakaran secara pasti.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara nan baru terdata 28 gudang. Tapi untuk pastinya saya perlu inventarisir dulu berbareng pihak pengelola kawasan," ujar Husni, Kamis (17/9).

Berdasarkan info sementara, 28 penyimpanan nan gosong terbakar itu terdiri dari 14 penyimpanan logistik kontraktor, 8 penyimpanan cold storage dan 6 penyimpanan kosong. Namun terdapat beberapa penyimpanan spring bed nan turut terbakar namun belum diketahui secara pasti jumlahnya.

Di dalam kronologi kejadian nan dilampirkan BPBD, titik api diduga berasal dari area belakang penyimpanan spring bed tersebut. Kejadian tersebut terjadi pada saat jam rehat tenaga kerja sekitar pukul 12.45 WIB. Kemunculan api tersebut diduga berasal dari korsleting listrik.

"Salah seorang saksi memandang ada api dan semakin membesar, langsung berteriak untuk meminta tenaga kerja nan ada di instansi untuk keluar menyelamatkan diri," ungkap Husni.

Sekitar pukul 13.00 WIB, laporan kebakaran diterima petugas damkar. Sebanyak 18 armada pemadam kebakaran dari BPBD, pengelola kawasan, Damkar DKI, Otoritas Bandara Soekarno-Hatta, hingga PIK, dikerahkan ke lokasi.

"Sementara itu ada 80 personel campuran nan terlibat proses pemadaman," jelas Husni.

Sebelumnya, kebakaran melanda puluhan penyimpanan di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (16/9) siang.

BPBD menyebut kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik pada penyimpanan penyimpanan spring bed. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran tetap diselidiki oleh pihak nan berwenang.(dod)

(dod/gil)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional