Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah 2026-2030.(Dok. Muhammadiyah)
MUKTAMAR ke-15 Nasyiatul Aisyiyah (NA) nan berjalan di Surakarta resmi menetapkan 13 formatur tetap Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030 melalui sistem e-voting pada 8 Agustus 2026. Dalam sidang formatur, Monica Subastia disepakati sebagai Ketua Umum untuk memimpin organisasi wanita muda Muhammadiyah ini selama empat tahun ke depan.
Komposisi ketua baru ini mencerminkan kombinasi antara akademisi, praktisi profesional, serta aktivis nan mempunyai akar kuat di kepemimpinan wilayah. Berikut adalah profil singkat 13 personil formatur PPNA 2026-2030 berasas info per 9 Agustus 2026:
1. Monica Subastia (Ketua Umum)
Meraih bunyi tertinggi dengan 725 suara. Monica sebelumnya adalah Ketua PWNA Jawa Tengah 2022-2026 dan Ketua Departemen Advokasi Sosial PPNA. Pendiri Komunitas Ruang Belajar Perempuan ini konsentrasi pada rumor pemberdayaan organisasi dan pendidikan.
2. Desi Ratna Sari
Mantan Ketua PWNA Jawa Timur (2022-2026) nan meraih 680 suara. Profesional di RS Muhammadiyah Lamongan ini mempunyai skill dalam public speaking dan saat ini tengah menempuh pendidikan S2 di Yogyakarta.
3. Syahdara Anisa Makruf
Dosen Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Indonesia (UII) dan Ketua PWNA DIY 2022-2026. Alumnus Madrasah Mu’allimaat ini meraih 675 bunyi dan aktif sebagai redaktur Majalah Suara ‘Aisyiyah.
4. Uswatun Hasanah Sain
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto nan meraih 661 suara. Uswah mempunyai rekam jejak panjang di riset sosial dan pernah menjabat Ketua Bidang Ipmawati PP IPM periode 2016-2018.
5. Sumarni Susilawati
Mantan Ketua PWNA Sulawesi Selatan (2016-2022) nan meraih 651 suara. Ia sebelumnya menjabat Ketua Bidang Organisasi, Kerja Sama, dan Kehumasan PPNA 2022-2026.
6. Dwi Setyowati
Ketua PWNA DKI Jakarta 2022-2026 dan pengajar UHAMKA. Meraih 604 suara, Dwi juga aktif dalam bagian Perempuan, Remaja, dan Keluarga di MUI Kota Jakarta Selatan.
7. Oom Komariah
Mantan Ketua Departemen Dakwah PPNA 2022-2026 nan meraih 569 suara. Selain berprofesi sebagai pengajar, dia juga dikenal sebagai wirausahawan di bagian florist.
8. Dwi Astuti
Akademisi Pendidikan Matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) nan meraih 556 suara. Ia mempunyai kompetensi kuat dalam kajian info dan manajemen program studi.
9. Mutmainnah
Sekretaris PWNA Jawa Tengah nan baru saja menyelesaikan pendidikan ahli di FAI UMS pada April 2026. Ia terpilih dengan perolehan 541 suara.
10. Rini Marlina
Ketua PWNA Jawa Barat 2022-2026 nan meraih 527 suara. Kader nan tumbuh dari IPM dan IMM ini mempunyai skill dalam manajemen dan komunikasi efektif.
11. Fatihah Nur
Bagian dari jejeran bendaharawan PPNA 2022-2026 dengan pengalaman enam tahun di pengelolaan finansial organisasi. Alumnus UIN Imam Bonjol Padang ini meraih 514 suara.
12. Lia Karisma Saraswati
Pakar kesehatan masyarakat nan konsentrasi pada rumor stunting dan kesehatan reproduksi. Mantan ketua bagian Kesehatan dan Lingkungan PPNA ini meraih 444 suara.
13. Lesti Kaslati Siregar
Dosen nan mahir dalam kreasi instruksional dan kurikulum. Lesti melengkapi jejeran formatur dengan perolehan 380 suara.
Hingga saat ini, struktur komplit mengenai sekretaris, bendahara, dan pembagian departemen untuk 12 personil formatur lainnya tetap dalam proses finalisasi internal dan belum dipublikasikan secara resmi. (Muhammadiyah/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·