Jakarta, CNBC Indonesia - Seratus hari sejak perang Iran pecah pada akhir Februari lalu, belum ada pemenang absolut nan dapat dinyatakan keluar sebagai penguasa konflik. Namun, perkembangan selama lebih dari tiga bulan terakhir telah menghasilkan sejumlah pihak nan dinilai memperoleh untung strategis, sementara pihak lain justru menanggung kerugian besar nan jauh melampaui perkiraan awal sebelum perang dimulai.
Ketika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meluncurkan operasi militer terhadap Iran pada 28 Februari dan menyebut perang itu bakal berhujung dengan cepat, banyak pihak memperkirakan pemerintahan Teheran bakal runtuh alias setidaknya mengalami pelemahan fatal. Kenyataannya, setelah 100 hari pertempuran, peta kekuatan justru berkembang jauh lebih kompleks.
source on Google
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·