Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memperoleh laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai ASN Kemensos, termasuk PNS dan PPPK nan terindikasi bermain gambling online (judol).
Menteri nan berkawan disapa Gus Ipul itu mengungkapkan, jumlah aparatur sipil negara Kemensos nan diduga bermain judol itu sebanyak 1.900 orang.
"Kita juga menerima info pegawai-pegawai Kementerian Sosial nan terindikasi main judol, apakah itu PNS alias PPPK," ujar Gus Ipul dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (4/9/2026).
Gus Ipul menyampaikan Kemensos tengah melakukan penelusuran dan bakal memberikan hukuman sesuai dengan ketentuan nan bertindak terhadap ASN nan terbukti main judol.
Sanksi bagi pegawai dapat berupa peringatan, penundaan tunjangan kinerja, penurunan pangkat hingga pemberhentian, dengan mempertimbangkan tingkat kesalahan masing-masing.
"Kita sedang telusuri dan pasti kita bakal ambil tindakan, mulai dari peringatan, penurunan pangkat, penundaan tukin. Bagi teman-teman PPPK bisa jadi kelak tidak bakal kita perpanjang kontraknya. Jadi bakal tetap kita ambil tindakan-tindakan sesuai dengan seluruh ketentuan nan ada," tegas Gus Ipul.
(arj/arj)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·