Binti Mufarida
, Jurnalis-Jum'at, 04 September 2026 |13:30 WIB

Judi Online (foto: freepik)
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengungkapkan, sebanyak 1.900 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) terindikasi melakukan aktivitas gambling online (judol).
Data tersebut diterima Kemensos dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.816 merupakan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), 42 PPPK paruh waktu, dan 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Gus Ipul mengatakan, ASN nan terindikasi terlibat judol tersebut paling banyak berasal dari satuan kerja di Direktorat Perlindungan Sosial Non-Kebencanaan.
“Kita menerima info pegawai-pegawai Kementerian Sosial nan terindikasi main judol, apakah itu PNS alias P3K,” ujar Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Jumat (4/9/2026).
Lebih lanjut, Gus Ipul menyampaikan pihaknya tengah melakukan penelusuran dan bakal memberikan hukuman sesuai dengan ketentuan nan berlaku. Sanksi bagi pegawai dapat berupa peringatan, penundaan tunjangan kinerja, penurunan pangkat hingga pemberhentian, dengan mempertimbangkan tingkat kesalahan masing-masing.
“Kita sedang telusuri dan pasti kita bakal ambil tindakan, mulai dari peringatan, penurunan pangkat, penundaan tukin. Bagi teman-teman P3K bisa jadi kelak tidak bakal kita perpanjang kontraknya. Jadi bakal tetap kita ambil tindakan-tindakan sesuai dengan seluruh ketentuan nan ada,” tegasnya.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·