Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bakal membikin kejuaraan masyarakat mengenai dugaan penyebaran hoaks yang diduga dilakukan oleh Rismon Hasiholan Sianipar dan sejumlah akun YouTube.
Pengacara JK, Abdul Haji Talaohu mengatakan kejuaraan itu bakal dilakukan pihaknya usai berkonsultasi dengan Bareskrim Polri pada Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abdul Haji menyebut dari hasil konsultasi dengan Direktorat Tindak Pidana Umum dan Siber Bareskrim Polri tetap diperlukan sejumlah peralatan bukti tambahan mengenai kasus itu.
"Kami bakal lakukan pengaduan lantaran ini beberapa info nan kudu kami lengkapi dan secepatnya kami bakal masukin pengaduan," tuturnya kepada wartawan di Bareskrim Polri.
Ia menegaskan pengaduan terhadap Rismon dan empat akun YouTube ialah Ruang Konsensus, Musik Ciamis, Mosato TV dan YouTuber Nusantara bakal tetap diproses lantaran dinilai telah menjatuhkan martabat JK.
"Padahal beliau sebagai tokoh bangsa, sebagai negarawan, mantan Wakil Presiden dua periode, pernah terlibat dalam pemerintahan selama 20 tahun, punya niat nan baik tanpa punya intrik politik untuk menarget kekuasaan," tuturnya.
Sementara itu, Rismon membantah telah menyebut Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla sebagai pendana kasus dugaan piagam tiruan Presiden RI ke-7 Joko Widodo.
Pengacara Rismon, Jahmada Girsang menegaskan perihal tersebut tidak pernah disampaikan kliennya. Ia menyebut potongan video nan beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa Artificial Intelligence (AI).
"Itu olahan AI semua ya, Rismon tidak pernah sebut nama pak JK," ujarnya kepada wartawan, Minggu (5/4).
(tfq/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·