Liputan6.com, Jakarta - Sebuah truk bermuatan pasir seberat dua ton terguling di Jalan Arteri Gatot Subroto, area Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/4/2026) pagi. Peristiwa itu diduga terjadi lantaran pengemudi mengantuk saat mengemudi.
"Iya (terguling), lantaran saya ngantuk. Sudah tidur saya, tapi tetap ngantuk," kata pengemudi truk Nur Syaefudin di Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu.
Saat kejadian, truk tersebut tengah mengangkut pasir dari arah Kuningan menuju Pancoran, dengan tujuan akhir Karawang.
Setibanya di lokasi, pengemudi diduga kehilangan kendali hingga kendaraan menabrak beton pembatas jalan dan akhirnya terguling.
"Iya jadi saya enggak lihat ada pembatas jalan, lantaran mau tidur itu mengantuk," ujar Syaefudin, seperti dilansir dari Antara.
Akibat kecelakaan tersebut, muatan pasir nan dibawa tumpah ke jalan. Selain menyebabkan kerugian materiil nan ditaksir mencapai Rp 2,5 juta, kondisi ini juga menyulitkan proses evakuasi.
Truk nan membawa beban berat tersebut kudu dipindahkan terlebih dulu dengan mengosongkan sebagian muatan pasir.
Proses pemindahan berjalan cukup lama lantaran beratnya muatan serta posisi kendaraan nan terguling di tengah jalan.
Petugas dibantu penduduk sekitar dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memindahkan pasir secara manual sebelum kendaraan dapat dievakuasi menggunakan derek.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·