Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) senantiasa berkomitmen mendorong kontribusi wanita dalam menghadirkan akibat sosial berkelanjutan, sekaligus penggerak ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Komitmen ini dibuktikan melalui Program Srikandi Movement nan sejalan dengan semangat Hari Kartini.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut telah memberikan akibat luas dengan menjangkau lebih dari 40 ribu penerima faedah di lebih dari 140 letak nan tersebar di beragam wilayah sepanjang tahun 2025.
Srikandi Movement merupakan Gerakan inisiatif Srikandi PLN nan berfokus pada peningkatan kualitas hidup melalui pemberdayaan masyarakat. Program ini diimplementasikan melalui lima inisiatif utama, ialah Srikandi Goes to School/Campus, Srikandi Sahabat Anak, Women Support Women, Srikandi Care, serta Inspiring Srikandi, nan dirancang untuk menghadirkan akibat nyata di bagian pendidikan, sosial, ekonomi, kesehatan, hingga pengembangan kapabilitas perempuan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan, tugas Srikandi PLN sekarang tidak hanya berfokus pada aktivitas operasional dan penyediaan daya listrik, tetapi juga aktif mendorong pembuatan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya wanita dan golongan rentan. Lewat Srikandi Movement, secara kontinyu PLN dapat berkontribusi positif dalam pemberdayaan wanita di beragam sektor.
"Melalui Srikandi Movement, PLN mau memastikan bahwa kehadiran kami memberikan faedah nan lebih luas. Program ini dirancang untuk mendorong kemandirian, meningkatkan kualitas hidup, serta membuka kesempatan bagi wanita untuk berkembang dan berkontribusi dalam perekonomian," ujar Darmawan dalam keterangannya, dikutip Rabu (22/4/2026).
Ketua Harian Srikandi PLN, Kamia Handayani menyampaikan, secara keseluruhan, Srikandi Movement telah menjangkau puluhan ribu penerima faedah melalui beragam inisiatif lintas sektor. Hal ini tercermin dari capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 89,5 serta nilai Social Return on Investment (SROI) nan positif, sebagai parameter nyata faedah nan dirasakan masyarakat.
Dirinya bilang, saat ini Women Support Women menjadi salah satu program unggulan Srikandi Movement dengan capaian penerapan nan sangat positif. Program ini telah menjangkau 1.296 penerima faedah dan melibatkan 36 kelompok, dengan nilai SROI mencapai 5,79 nan menunjukkan akibat berlipat bagi masyarakat pada tahun 2025.
"Melalui Women Support Women, kami mendorong wanita untuk lebih berdikari secara ekonomi, tidak hanya dengan memberikan akses dan peluang, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan, pendampingan, serta jejaring nan dapat memperkuat keberlanjutan upaya mereka," jelas Kamia.
Bukan hanya Women Support Women, Srikandi Movement terdiri atas sejumlah program unggulan nan saling melengkapi. Program Srikandi Goes to School/Campus berfokus pada peningkatan literasi dan wawasan melalui aktivitas berbagi pengetahuan di luar kurikulum formal, nan telah menjangkau 5.102 orang serta 240 tenaga pendidik di 60 lokasi.
Selanjutnya, Srikandi Sahabat Anak juga datang untuk memperkuat pemenuhan kewenangan dan kesejahteraan anak melalui edukasi, pendampingan, serta support kebutuhan dasar. Program ini telah menjangkau 16.591 anak, 301 pembimbing dan pendamping di 83 sekolah dan lembaga, serta mencatatkan nilai SROI sebesar 2,59.
Di bagian kesehatan, Srikandi Care berkontribusi dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak melalui edukasi gizi, jasa kesehatan, serta upaya penurunan stunting. Program ini menjangkau 7.309 ibu dan 3.249 anak, dengan nilai SROI sebesar 2,68.
Sementara di sisi internal PLN, Inspiring Srikandi juga dihadirkan sebagai wadah pengembangan kapabilitas wanita melalui training nonkedinasan, seperti peningkatan keahlian dan kompetensi diri, nan telah diikuti oleh lebih dari 8.400 peserta.
"Seluruh program ini nan kami jalankan dirancang untuk memberikan akibat berkelanjutan. Kami percaya bahwa ketika wanita diberdayakan, maka family dan masyarakat juga bakal ikut tumbuh dan memberikan faedah nan semakin luas," terang dia.
Di sisi lain, Lanny Juliana Mogot sebagai salah satu penerima faedah program Srikandi Movement asal Manado, Sulawesi Utara juga merasakan akibat positif dari inisiatif tersebut, khususnya Women Support Women. Menurut salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tersebut, support dari PLN melalui program pemberdayaan wanita telah membawa perubahan signifikan dalam pengembangan usahanya.
"Program ini betul-betul membantu kami untuk berkembang. Kami tidak hanya mendapatkan bantuan, tetapi juga pengetahuan dan pendampingan dalam menjalankan usaha. Sekarang kami lebih percaya diri untuk meningkatkan upaya dan menambah penghasilan keluarga," ujarnya.
Melalui Srikandi Movement, PLN optimistis dapat terus memperluas akibat positif bagi masyarakat serta memperkuat peran wanita sebagai pilar krusial dalam pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia. Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen keberlanjutan perusahaan dalam mendorong pemberdayaan nan inklusif dan berakibat jangka panjang.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·