Thailand dukung kembalinya Myanmar ke dalam ASEAN.
, ISTANBUL, – Menteri Luar Negeri Thailand, Sihasak Phuangketkeow, pada Rabu (22/4) mengadakan pertemuan dengan Presiden Myanmar, Min Aung Hlaing, untuk membahas kemungkinan kembalinya Myanmar ke ASEAN. Kunjungan ini bermaksud untuk mempromosikan perdamaian, memperkuat kerja sama perbatasan, dan mendorong keterlibatan regional nan lebih aktif.
Sihasak menekankan bahwa Thailand mendukung langkah berjenjang bagi Myanmar untuk kembali berperan-serta penuh dalam ASEAN. Ia menyambut baik pemberian pemaafan bagi tokoh politik nan ditahan dan berambisi langkah ini dapat mendukung rekonsiliasi nasional.
Pekan lalu, Myanmar mengumumkan perubahan balasan semua terpidana meninggal menjadi penjara seumur hidup. Ini adalah langkah pemaafan pertama dari Min Aung Hlaing sejak menjabat sebagai presiden. Di antara mereka nan mendapatkan pengurangan balasan adalah mantan Presiden Aung San Suu Kyi nan awalnya dijatuhi balasan 33 tahun penjara.
Sihasak mengungkapkan bahwa Bangkok tengah menjajaki ekspansi support kemanusiaan dari ASEAN dan organisasi internasional bagi penduduk terdampak di Myanmar. Ia juga menyerukan deeskalasi dan gencatan senjata, menyusul kejadian peledak nan dijatuhkan pesawat tempur Myanmar di wilayah Thailand.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·