Temuan Baru Komnas HAM, Pelaku Penyerangan Andrie Yunus Tak Hanya Empat Orang

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Dimas Bagus Arya mengatakan, pihaknya telah mengantongi bukti keterlibatan sipil dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus, namun menolak membukanya sebelum proses norma berjalan.

Menurut dia, seluruh temuan investigasi sipil dilampirkan dalam laporan jenis B nan diajukan ke Bareskrim Polri. Laporan dilayangkan pada hari ini, Rabu (8/4/2026).

“Betul (lampirkan bukti-bukti investigasi internal soal keterlibatan sipil),” kata dia kepada wartawan di Jakarta.

Menurutnya sejumlah aktivis nan tergabung dalam Tim Advokasi untuk Demokrasi telah mengumpulkan sejumlah petunjuk nan mengarah pada keterlibatan pihak sipil dalam kasus tersebut.

“Mungkin saya enggak berani, kami ya memutuskan untuk tidak menyampaikan dulu sebelum kelak proses hukumnya berjalan,” ujar Dimas.

Dia menegaskan, perincian bukti sengaja ditahan. Publik diminta menunggu pemaparan resmi dari tim advokasi.

“Tapi besok bakal ada penyampaian dari Tim Advokasi untuk Demokrasi mengenai beberapa petunjuk-petunjuk, temuan-temuan investigasi nan sudah dikumpulkan nan itu mengindikasikan adanya keterlibatan sipil,” ujar dia.

Saat didesak soal corak bukti, termasuk kemungkinan analisa CCTV, Dimas belum bersedia membeberkan.

“Ada banyak petunjuknya, tapi saya enggak bisa menyampaikan sekarang gitu ya, lantaran memang ini prosesnya tetap kami daftarkan gitu ya laporan jenis B,” tegasnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita