Menurut Hariadi, pengadaan bank sampah unit di Rusunawa Angke dapat saja menguntungkan pihak RT/RW, namun tetap mesti dipertimbangkan oleh pengelola rusun.
"Hal ini berangkaian dengan estetika alias tata kelola lingkungan rusun. Bagi RT/RW mungkin bisa menguntungkan, tapi memang bagi pengelola ini perlu disosialisasikan lagi agar keberadaan bank sampah di dalam TPS itu terlihat lebih estetik ya," pungkas Hariadi.
Sebelumnya, Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat mengangkut sebanyak 35 ton sampah dari area Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat, usai kondisi kebersihan letak tersebut sempat viral di media sosial.
Kepala Sudin LH Jakbar, Achmad Hariadi mengatakan, pihaknya menerjunkan dua unit truk kapabilitas besar, satu unit truk mini dan dua unit truk compactor untuk mengangkut sampah dari area tersebut.
"Kita sudah lakukan pengangkutan. Kalau ya, 20 ton ret pertama ditambah 15 ton ret kedua, jadi ada 35 ton," kata Hariadi, Senin malam 6 April 2026.
Hariadi mengatakan, tumpukan sampah memang sempat terjadi di area blok. Hal itu terjadi lantaran penduduk di lingkungan dekat area blok tidak mempunyai tempat penampungan sementara (TPS) sendiri.
"Warga kan tidak ada TPS sendiri. Nah, mereka juga ikut buang ke sana, sehingga menambah volume-volume sampah di TPS area blok," tandas Hariadi.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·