Oditur Militer lainnya ialah Mayor (Chk) Wasinton Marpaung menyebutkan, dalam perkara ini, tiga prajurit nan menjadi terdakwa adalah Serka MN selaku Terdakwa 1, Kopda FH selaku Terdakwa 2, dan Serka FY selaku Terdakwa 3.
Ketiganya diduga terlibat secara bersama-sama dalam rangkaian tindakan penculikan hingga pembunuhan terhadap korban MIP.
Untuk terdakwa pertama Serka MN, oditur menyusun dakwaan berlapis. Pada dakwaan kesatu, MN dijerat Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagai dakwaan primer. Pasal ini mengatur tentang pembunuhan berencana nan dilakukan secara bersama-sama.
Sebagai cadangan, Serka MN juga didakwa dengan Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagai subsider, serta Pasal 351 ayat 3 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP sebagai lebih subsider.
"Selain itu, terdapat dakwaan pengganti Pasal 333 ayat 3 KUHP tentang perampasan kemerdekaan nan menyebabkan kematian," kata Wasinton.
Tidak hanya itu, MN juga dikenakan dakwaan kumulatif Pasal 181 KUHP mengenai dugaan menyembunyikan mayit korban.
Sementara itu, terdakwa kedua Kopda FH juga didakwa dengan pola serupa, ialah Pasal 340 KUHP sebagai dakwaan primer, dengan persediaan Pasal 338 dan Pasal 351 ayat 3 KUHP. FH juga dijerat dengan dakwaan pengganti Pasal 333 ayat 3 KUHP.
Begitu pula dengan terdakwa ketiga, Serka FY, nan didakwa dengan bangunan pasal nan nyaris identik, mulai dari pembunuhan berencana hingga perampasan kemerdekaan nan menyebabkan kematian.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·