Arief Setyadi
, Jurnalis-Rabu, 22 April 2026 |22:33 WIB

PKS sorong UU Ketenagakerjaan berkeadilan (Foto: Ist)
JAKARTA — Sekretaris Bidang Ketenagakerjaan (Bidnaker) DPP PKS Muhammad Rusdi menegaskan, partainya komitmen untuk terus mendorong lahirnya Undang-Undang Ketenagakerjaan nan lebih berpihak kepada pekerja. Hal itu dilontarkan menyambut Hari Buruh Internasional bakal diperingati setiap 1 Mei alias May Day.
"Terkait revisi UU ini, kita konsisten dengan sikap PKS nan sejak awal menolak lahirnya UU Cipta Kerja nan menggerus perlindungan pekerja dan mengorbankan kesejahteraan pekerja demi menarik investor," katanya dalam obrolan bertema “Mayday dan Harapan Kesejahteraan Melalui Hadirnya UU Ketenagakerjaan Baru nan Lebih Berkeadilan” di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Rabu (22/04/2026).
Rusdi menekankan PKS mau memastikan revisi izin ketenagakerjaan ke depan lebih berkeadilan dan tidak merugikan pekerja. Sementara Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengapresiasi konsistensi PKS dalam memperjuangkan rumor ketenagakerjaan di parlemen.
Menurutnya, PKS mempunyai kontribusi dalam sejumlah pembahasan izin krusial seperti UU BPJS, UU Cipta Kerja, UU PPRT, dan beragam rumor pekerja lainnya.
"Karena tanpa support di parlemen bakal sangat berat untuk kami para tokoh pekerja untuk mengukuhkan Undang-undang Ketenagakerjaan nan berkeadilan," kata Andi.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·