Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat berbareng Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di kediaman Presiden di Hambalang, Bogor, Rabu (22/5/2026).
Pertemuan kali ini ditujukan untuk membahas rencana pembangunan Akademi Olahraga Nasional, sekaligus pusat training tim nasional.
Dalam keterangannya, Erick menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan secara langsung kepada Presiden mengenai konsep pengembangan area tersebut.
Akademi ini dirancang sebagai pusat pembinaan atlet sejak usia awal hingga level elite, dengan tujuan mencetak atlet berprestasi nan bisa mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
"Ini adalah area terpadu nan bakal membina atlet sejak awal agar bisa menjadi duta bangsa nan mencerminkan kedigdayaan Indonesia di kancah internasional," ungkap Erick, dikutip dari Threads erickthohir, Rabu (22/4/2026).
Selain membahas pembangunan akademi, Erick juga menyampaikan apresiasi dari para atlet, pelatih, dan seluruh tim atas perhatian pemerintah melalui pemberian bingkisan atas prestasi di arena SEA Games 2025 dan ASEAN Para Games 2026.
Dijelaskan, pemberian bingkisan tersebut tidak hanya berkarakter finansial. Pemerintah juga melengkapinya dengan program literasi finansial guna membantu para atlet mengelola pendapatan mereka secara bijak sebagai tabungan masa depan.
Menurut Erick, langkah ini menjadi bukti konkret perhatian Presiden terhadap kesejahteraan atlet Indonesia, tidak hanya saat aktif bertanding, tetapi juga untuk keberlanjutan kehidupan mereka ke depan.
Dalam kesempatan itu, Erick juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya atas support di sektor olah raga.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat mengungkapkan bakal membangun pusat training olahraga baru, untuk pengembangan atlet jangka panjang.
Hal ini diungkapkan Prabowo saat, melepas kontingen Indonesia untuk berkompetisi di Sea Games ke-33 di Thailand, di Istana Negara, Jumat (5/12/2025).
"Saya sudah merencanakan kita bakal bangun pusat olahraga nan besar. Saya minta sekitar minimal 500 hektare, pusat olahraga itu. Nggak ada pusat olahraga nan 5 hektare, 8 hektare, di situ kelak kita bangun state of art," kata Prabowo, saat memberikan sambutan saat itu.
Menurutnya, pembangunan pusat training ini bakal menjadi pusat pembinaan jangka panjang, dari atlet usia dini. Pasalnya, Prabowo tidak hanya mengincar banyak atlet nan bisa bisa menorehkan lencana emas di arena kejuaraan dunia.
"Kita kirim anak-anak kita ke mana saja untuk belajar, kita datangkan pelatih-pelatih terbaik, dan kita bakal bina dari usia dini. Kita didik dari 8 tahun, kita bakal bikin pembinaan pusat latihan jangka panjang," kata Prabowo.
(wia)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·