Prabowo: Kalau Ada yang Ancam Satgas PKH, Dia Mengancam Presiden RI

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menjelaskan argumen dirinya membentuk Satgas Penerbitan Kawasan Hutan (PKH) beberapa bulan setelah dilantik. Prabowo ingin Satgas PKH untuk menyelematkan kekayaan bangsa dan rakyat nan telah lama dicuri oknum-oknum.

Dia menegaskan siapapun nan menakut-nakuti Satgas PKH, maka sama saja dengan menakut-nakuti Presiden RI. Begitu pula andaikan ada pihak nan menghalagi kerja Satgas PKH dalam menyelamatkan kekayaan negara.

"Setelah saya terima mandat (sebagai Presiden RI), saya keluarkan (Perpres), saya membentuk Satgas PKH. Kalau ada nan menakut-nakuti personil Satgas PKH, dia menakut-nakuti Presiden Republik Indonesia. Kalau ada nan menghalangi pekerjaan Satgas PKH, dia menghalangi pekerjaan Presiden Republik Indonesia," kata Prabowo saat menyaksikan Penyerahan Denda Administratif dan Penyelematan Keuangan Negara di Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Puji Kerja Satgas PKH Penuh Pengorbanan

Di menyampaikan apresiasi tinggi kepada Satgas PKH nan bekerja penuh pengerbonan dalam menyelamatkan kekayaan negara. Namun, Prabowo mengaku mendapat info bahwa banyak personil Satgas PKH nan menerima ancaman dan intimidasi saat menjalankan tugas.

"Saya mengerti lantaran seorang presiden punya banyak mata dan telinga. Saya mengerti banyak personil Satgas PKH nan di ancam ada juga nan di intimidasi dan sebagainya. Sekali lagi, saya sangat menghargai pekerjaan dan pengorbanan saudara-saudara menjaga kekayaan negara," jelasnya.

Menurut dia, menyelamatkan kekayaan negara merupakan pekerjaan nan penuh kehormatan dan kemuliaan. Sebab, mempunyai kewenangan dan kekuasaan untuk menjaga kekayaan negara dari pihak nan mau mencurinya.

"Saya menghargai pekerjaan saudara-saudara tergolong orang nan tetap punya rasa tanggap nan sangat besar kepada negara bangsa dan rakyat kita," ujar Prabowo.

Janji Tegakkan Hukum

Dia menekankan bakal menggunakan semua kekuatan dan kekuasaannya sebagai Presiden RI untuk menegakkan hukum. Prabowo memastikan penegakkan norma bakal dilakukan tanpa pandang bulu.

"Saya bakal gunakan itu untuk menegakkan norma tanpa pandang bulu, tanpa memandang siapa. Saudara-saudara sekali lagi pekerjaan kita tetap berat perjalanan tetap panjang kebocoran tetap terjadi penyelundupan tetap terjadi," tutur Prabowo.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita