Polda Jateng Sebut Robig Dalam Kondisi Tak Sadar saat Disidak di Lapas

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto. Foto: Muthia Firdaus/kumparan

Mantan personil Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang nan menembak pelajar hingga tewas di Semarang, Jawa Tengah Robig Zaenudin dipindah ke Lapas Nusakambangan lantaran terlibat peredaran narkoba.

Bahkan saat di dalam Lapas Kedungpane Semarang dia diduga tetap mengkonsumsi peralatan haram itu. Saat ditangkap dia dalam kondisi tak sadar.

"Kemudian ditemukan Robig dalam keadaan tidak stabil, saat ditanya tidak konsentrasi. Lalu dilakukan pemeriksaan terhadap barang-barang milik Robig," ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto di Polda Jateng, Jumat (24/4).

Artanto menjelaskan, kasus ini terungkap pada 19 Januari 2026. Saat itu, personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah dan petugas lapas menggelar sidak ke Lapas Kedungpane.

Saat ditemukan dalam keadaan tak sadar, petugas lampau melakukan tes urine pada Robig, hasilnya dia positif mengkonsumsi narkoba. Namun, belum diketahui jenis narkoba apa nan dikonsumsi.

Terdakwa kasus penembakan nan menewaskan siswa SMKN 4 Semarang berinisial GRO (17) dan melukai dua pelajar S dan A, Aipda Robig Zaenudin mengenakan rompi tahanan seusai mengikuti sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah. Foto: Aji Styawan/ANTARA FOTO

"Dilakukan tes urine dan ditemukan Robig positif narkoba. Tapi dalam urine positif narkoba jenisnya sabu alias nan lain tetap kita dalami," jelas dia.

Terkait, info adanya peralatan bukti sabu-sabu seberat 15 kilogram dalam kasus Robig, Artanto menegaskan tetap dalam pendalaman.

"Saya belum tahu siklussnya korelasinya seperti apa. Masih dalam pendalaman," tegas Artanto.

Namun nan pasti Robig bakal dijerat pidana dalam kasus narkoba nan ini menjeratnya.

"Tentunya siapa pun nan melakukan tindak pidana narkoba bakal diproses secara hukum," kata Artanto.

Sebelumnya, Robig personil Polrestabes Semarang divonis 15 tahun oleh Pengadilan Negeri Semarang dalam kasus penembakan nan menewaskan Gamma Rizkynata Oktavandy (17) pelajar di Semarang.

Gamma meninggal bumi pada Minggu (24/11/2024) setelah mendapat perawatan di RSUP dr Kariadi Semarang. Tak hanya Gamma, ada 2 anak lain nan menjadi korban penembakan namun mereka selamat.

Polda Jawa Tengah juga sudah memecat Robig sebagai polisi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan