:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549591/original/082954900_1775624371-ged1.jpg)
1/8
Foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pada Sabtu 4 April 2026, bakal mewajibkan gedung dengan ketinggian lebih dari empat lantai untuk terhubung dengan kamera pengawas (CCTV) milik pemerintah provinsi. (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549592/original/046786800_1775624372-ged2.jpg)
1/8
Hal ini ditujukan untuk memperkuat pengawasan serta menciptakan sistem keamanan nan terintegrasi. Tampak foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549593/original/020309400_1775624373-ged3.jpg)
1/8
Pramono Anung menilai upaya ini sebagai langkah dalam modernisasi sistem keamanan dan pemantauan kota. Tampak foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549594/original/087539600_1775624373-ged4.jpg)
1/8
Menurut Pramono Anung, lewat integrasi CCTV, Pemerintah Provinsi Jakarta dapat memantau situasi kota secara lebih sigap dan efektif, di antaranya penanganan darurat, kriminalitas, hingga manajemen lampau lintas. Tampak foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549595/original/064356500_1775624374-ged5.jpg)
1/8
Di sisi lain, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, mengatakan kebijakan integrasi CCTV gedung di atas empat lantai dengan sistem Pemprov DKI merupakan langkah tepat untuk memperkuat sistem keamanan kota. Tampak foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549596/original/065043700_1775624375-ged6.jpg)
1/8
Mujiyono menambahkan bahwa berdasar kajian Pricewaterhouse Coopers (PwC) 2017 Jakarta memerlukan sekitar 70.000 titik CCTV, sementara CCTV milik Pemprov nan terpasang saat ini baru sekitar 1.494 titik. Tampak foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549597/original/030989700_1775624376-ged7.jpg)
1/8
Sebagai informasi, rencana pemasangan serta pemantauan terintegrasi lewat CCTV ini juga bakal menjangkau hingga seluruh wilayah kelurahan serta area permukiman nan ada di Jakarta. Tampak foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549599/original/097865500_1775624376-ged8.jpg)
1/8
Foto udara memperlihatkan suasana malam gedung-gedung bertingkat di area Sudirman, Jakarta, Selasa (7/4/2026). (merdeka.com/Arie Basuki)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·