Kedutaan Besar (Kedubes) Belanda untuk Indonesia kembali menggelar peringatan King's Day 2026 alias Hari Raja (Koningsdag) untuk merayakan ulang tahun Raja Willem-Alexander pada Kamis (23/4), di kompleks Kedubes Belanda di Jakarta.
King's Day 2026 menyoroti rumor pengelolaan air sebagai konsentrasi utama hubungan antara Belanda dan Indonesia. Momen ini sekaligus menandai 25 tahun kemitraan kedua negara di sektor air.
Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menegaskan bahwa air adalah perihal nan memperkuat persahabatan dengan Indonesia, lantaran kesamaan kondisi geografis sebagai negara nan dikelilingi perairan.
"Kita telah berkolaborasi menghadapi tantangan sektor air selama 25 tahun. Selama itulah, kita telah bekerja sama pada pengelolaan banjir, perlindungan pesisir, penyediaan air, dan sungai nan bersih," ujarnya saat membuka acara.
Gerritsen juga menyebut support darurat sebesar €3 miliar alias sekitar Rp 60,76 triliun nan diberikan Belanda melalui Dutch Relief Alliance setelah banjir di Aceh dan Sumatera Utara pada akhir 2025.
Terbaru, dia juga mengatakan telah menandatangani kesepakatan hibah bilateral untuk melindungi area pesisir Jawa berbareng insinyur, pemangku kebijakan, dan organisasi Indonesia-Belanda.
"Saat ini kami meningkatkan kerja sama untuk membiayai perlindungan area utara pesisir Jawa. Pekan lalu, kami menandatangani kesepakatan hibah bilateral dan pilot project di Demak dan Cirebon," kata Gerritsen.
Dalam kesempatan nan sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan posisi strategis air dalam agenda nasional Indonesia.
"Presiden Prabowo Subianto menempatkan ketahanan pangan, energi, dan air sebagai prioritas utama," ungkap AHY dalam pidatonya.
AHY mengatakan kerja sama Indonesia dan Belanda di bagian air telah merambah beragam lapisan pembangunan.
"Selama seperempat abad kita telah saling berbagi keahlian, melakukan proyek bersama, dan membangun kepercayaan di sungai-sungai, pesisir, dan organisasi di Indonesia," ujarnya.
AHY berharap, kemitraan di sektor air ini terus berlanjut, mengingat Belanda mempunyai skill canggih dalam sistem pengendalian air, banjir, hingga waduk dan kanal nan dikembangkan di sana.
Sementara itu, seremoni King's Day di Jakarta berjalan meriah dengan panggung musik serta pameran makanan dan minuman unik Belanda seperti jenis keju, stroopwafel, juga bitterballen.
Dekorasi warna oranye simbol nasional negara mendominasi laman instansi kedutaan nan disulap layaknya pasar bebas unik Belanda (vrijmarkt).
Selain AHY, mewakili pemerintah Indonesia, turut datang pula Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia Yusril Ihza Mahendra, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa, dan Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·