Menteri LH Tegaskan Komitmen Daerah Kelola Sampah, PSEL Jambi Raya Didorong Lebih Cepat Rampung

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Wilayah Jambi Raya mempunyai timbulan sampah sebesar 670 ton per hari, nan terdiri dari Kota Jambi sebesar 446 ton/hari dan Kabupaten Muaro Jambi sebesar 224 ton/hari.

Melalui pembangunan PSEL, diharapkan seluruh timbulan sampah di kedua wilayah tersebut dapat dikelola secara optimal tanpa menimbulkan akibat pencemaran lingkungan maupun gangguan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan apresiasi dan support atas pembangunan PSEL di wilayahnya.

"Kami sangat berterima kasih sekali bahwa di luar dugaan kami, Jambi termasuk salah satu provinsi nan bakal dibangun PSEL. Bagi kami, persoalan sampah adalah masalah nan sangat rumit, termasuk dalam menyadarkan masyarakat," kata dia.

"Mudah-mudahan PSEL ini menjadi jawaban atas persoalan sampah nan sedang terjadi," sambung Al Haris.

Dia menyebut, penyelenggaraan PSEL Jambi Raya dilakukan melalui kerjasama antar wilayah dalam penyediaan sampah sebagai bahan baku pengolahan energi.

Oleh lantaran itu, komitmen pemerintah wilayah menjadi aspek kunci, terutama dalam penyediaan lahan, pengangkutan sampah secara konsisten, serta menjaga kualitas sampah nan masuk ke akomodasi agar sesuai standar operasional.

KLH/BPLH menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini menjadi langkah awal penerapan nyata pembangunan PSEL di Jambi Raya. Sinergi antar wilayah diharapkan bisa menghadirkan sistem pengelolaan sampah nan modern, efisien, dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pencapaian sasaran nasional pengelolaan sampah secara menyeluruh.

Dalam kesempatan itu, Menteri Hanif juga meninjau langsung calon letak pembangunan PSEL di TPA Talang Gulo, Jambi. Selain itu, dalam mendukung aktivitas Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), Menteri Hanif berbareng masyarakat setempat melakukan tindakan bersih di Kawasan Wisata Pulau Sipin, Jambi.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita