Liputan6.com, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menyiapkan pembentukan posko pengawasan terpadu berbareng abdi negara TNI dan Polri. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat pengawasan dan respons sigap terhadap gangguan ketertiban di area tersebut, salah satunya tindakan premanisme.
Terlebih marak tindakan premanisme nan terjadi di area Tanah Abang, Jakarta Pusat belakangan menjadi sorotan usai ramai di media sosial.
“Ada beberapa upaya seperti mendirikan posko berbareng tiga pilar, TNI dan Polri serta Satpol PP,” kata Satriadi kepada Liputan6.com, Minggu (12/4/2026).
Satriadi menjelaskan, saat ini pihaknya tetap menunggu laporan teknis dari jejeran di area Tanah Abang mengenai konsep dan titik letak pendirian posko tersebut.
Ia menegaskan, penanganan premanisme di DKI Jakarta tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja. Oleh karenanya, koordinasi lintas sektor terutama dengan pihak kepolisian menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di area padat aktivitas seperti Tanah Abang.
“Ya memang kolaborasinya itu nan paling krusial sih sebenarnya antara tiga pilar itu ya, kepolisian, Satpol PP, TNI, ya Dishub juga termasuk, Lurah, Camat, RT, RW semuanya ya kudu sama-sama gitu loh,” ucapnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·