Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul menegaskan bahwa tidak ada pembukaan pendaftaran umum untuk penerimaan siswa baru Sekolah Rakyat tahun aliran 2026/2027.
Proses penerimaan siswa baru dilakukan melalui penjangkauan langsung kepada calon siswa menggunakan pedoman info DTSEN Volume 2 tahun 2026.
“Sesuai pengarahan Presiden tidak boleh ada titipan. Tidak boleh ada suap menyuap. Tidak boleh ada KKN. Tapi semuanya dijangkau berbasis DTSEN,” ujar Gus Ipul di Kantor Kemensos pada Senin (13/4/2026).
Gus Ipul menegaskan penjangkauan calon peserta didik kudu melangkah transparan dan akuntabel. Oleh lantaran itu, DTSEN menjadi referensi utama untuk menentukan calon siswa nan berhak.
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan bahwa sistem penjangkauan lapangan ini bakal dilakukan oleh pendamping dari Kementerian Sosial, Dinas Sosial, hingga petugas BPS.
Mereka bakal terjun ke masyarakat memverifikasi kondisi keluarga, memastikan persetujuan orang tua calon siswa, hingga memastikan bahwa calon siswa memenuhi kriteria.
“Rekrutmen untuk anak dari family nan paling tidak mampu. Keluarga nan putra-putrinya mungkin belum sekolah, tidak sekolah, putus sekolah alias berpotensi putus sekolah,” jelasnya.
Gus Ipul menekankan bahwa semua pihak nan terlibat dalam seleksi wajib alim pada aturan, prosedur dan menjalankan pengarahan Presiden secara konsisten.
Oleh lantaran itu, Gus Ipul meminta kepada masyarakat untuk ikut mengawasi proses seleksi secara langsung dan andaikan ada pelanggaran, dapat langsung dilaporkan melalui saluran resmi Kemensos nan telah disediakan.
Hal ini bermaksud agar program Sekolah Rakyat tepat sasaran dan diisi oleh anak-anak dari family miskin dan miskin ekstrem, sesuai pendapat Presiden Prabowo Subianto, untuk memutus mata rantai kemiskinan.
Dalam kesempatan ini Gus Ipul juga melaporkan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di beragam wilayah di Indonesia telah melangkah sesuai target. Pembangunan ditargetkan untuk selesai pada bulan Juli sebelum MPLS tahun aliran baru dimulai.
Terakhir, Gus Ipul mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak lantaran pembangunan Sekolah Rakyat permanen ini merupakan hasil kerjasama lintas pihak meliputi kementerian dan lembaga, hingga pemerintah daerah.
“Ya (pembangunan) baik sekali. Jadi meski ada dinamika-dinamika di lapangan tapi mudah-mudahan semuanya bisa diatasi dengan baik,” tutup Gus Ipul.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·