GKR Hayu: Bangunan Keraton Harus Dijaga Nilainya, Bukan Sekadar Tempat Ngonten

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Penghageng Kawedanan Tandha Yekti Gusti Kanjeng Ratu Hayu (tengah), dan Penghageng KHP Nitya Budaya Keraton Yogyakarta GKR Bendara (paling kiri) dan Wakil Penghageng Kawedanan Kridhamardawa, Keraton Yogyakarta, KMT Suryawasesa, Sabtu (11/4/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Beksan Kuda Gadhingan menjadi tarian pembuka dalam Simposium Internasional Budaya Jawa alias International Symposium on Javanese Culture 2026 nan digelar Keraton Yogyakarta di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Sabtu (11/4/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Peserta mengikuti Kirab memperingati HUT ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X di Pagelaran Keraton Yogyakarta, Kamis (2/4/2026). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO

Alun-Alun Selatan Menandingi Benteng VOC

Suasana sunyi di Keraton Yogyakarta, Senin (27/4/2020). Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Beksan Kuda Gadhingan menjadi tarian pembuka dalam Simposium Internasional Budaya Jawa alias International Symposium on Javanese Culture 2026 nan digelar Keraton Yogyakarta di Royal Ambarrukmo Hotel Yogyakarta, Sabtu (11/4/2026). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Peserta berpotret di depan media info berupa ucapan selamat atas HUT ke-80 Sri Sultan Hamengku Buwono X saat mengikuti kirab di Pagelaran Keraton Yogyakarta, Kamis (2/4/2026). Foto: Andreas Fitri Atmoko/ANTARA FOTO
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan