Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), berbareng Herbarium Bandungense, Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB), mengungkap tiga jenis baru tumbuhan aroid dari genus Homalomena nan berasal dari Sumatra. Temuan ini sudah dipublikasikan di jurnal Telopea volume 30 tahun 2026.
Ketiga spesies baru tersebut diberi nama ilmiah Homalomena pachyderma A.S.D.Irsyam & M.R.Hariri, Homalomena pulopadangensis A.S.D.Irsyam & M.R.Hariri, dan Homalomena uncinata A.S.D.Irsyam & M.R.Hariri. Riset dilakukan oleh peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Muhammad Rifqi Hariri, dan Arifin Surya Dwipa Irsyam dari Herbarium Bandungense, SITH ITB.
Temuan ini berasal dari pengamatan tanaman hias nan beredar di media sosial. Kolektor dan pehobi membagikan foto tanaman dengan corak nan tidak umum. Peneliti kemudian menindaklanjuti dengan kajian taksonomi berbasis morfologi untuk memastikan status ilmiahnya.
Hasil kajian menunjukkan ketiga tanaman mempunyai karakter unik nan membedakannya dari jenis lain di Sumatra.
Homalomena pachyderma mempunyai daun tebal dengan permukaan atas berpapila, sedangkan Homalomena pulopadangensis mempunyai daun sempit, genicula lebih tebal, serta staminodia berbentuk gada. Sementara itu, Homalomena uncinata mempunyai rambut berbentuk kait pada permukaan atas daun, karakter nan jarang ditemukan pada genus ini.
"Platform digital sekarang menjadi salah satu pintu masuk awal untuk mengenali potensi jenis baru, terutama dari tanaman hias nan beredar di kalangan kolektor," ujar Rifqi dalam pernyataan resmi, Selasa (14/4).
Penelitian juga menunjukkan ketiga jenis ini berasal dari Sumatera Utara dan diduga mempunyai sebaran terbatas, mengindikasikan potensi sebagai jenis endemik. Spesimen nan dianalisis sebagian besar berasal dari tanaman budidaya nan dikoleksi dari alam, lampau dipelihara di pembibitan.
Salah satu spesies, Homalomena uncinata, diketahui telah beredar hingga Jepang sejak sekitar sembilan tahun lalu. Namun, jalur pengedaran dan legalitas pengambilannya belum terverifikasi.
Temuan ini memperlihatkan peran krusial pembibitan tanaman dan organisasi pehobi dalam mendukung riset biodiversitas. Data dari lapangan nan dikombinasikan dengan kajian ilmiah membantu mempercepat identifikasi jenis baru.
Hasil riset ini juga memperkuat posisi Sumatra sebagai pusat keanekaragaman genus Homalomena di area Malesia. Peneliti BRIN menyatakan bakal melanjutkan eksplorasi dan kajian taksonomi untuk mendukung pendataan serta pelestarian sumber daya hayati Indonesia.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·