Ketua Bidang Politik DPP PSI Bestari Barus menanggapi rumor Presiden ke-7 Jokowi bakal mencaplok NasDem. Jokowi disebut bakal mengambil alih NasDem berbareng Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka nan merupakan putra sulungnya.
Bestari mengatakan, berita tersebut tidak benar. Menurutnya, setiap ada kasus besar, pasti nama Jokowi terus terseret.
“Kok nama Jokowi disebut? Karena setiap ada rumor besar nan selalu dikaitkan adalah Jokowi. Jadi saya sebagai jubir PSI, itu tidak benar. Jokowi mengambil untuk itu (NasDem),” kata Bestari usai berjumpa Jokowi di Solo, Senin (13/4).
Bestari merupakan eks kader NasDem. Ia berjumpa empat mata selama 1 jam berbareng Jokowi.
Bestari menyebut, rumor Jokowi-Gibran mencaplok NasDem hanya dilontarkan sebagian pihak tak bertanggung jawab dan bermaksud menggiring opini publik negatif.
“Itu hanya rumor nan dilontarkan oleh sebagian pihak nan berkepentingan untuk membentuk opini publik negatif terhadap Jokowi dan Gibran,” kata Bestari.
Terlepas dari rumor ini, Bestari mengusulkan sebaiknya NasDem segera melakukan konsolidasi internal.
“Dan saya sebagai mantan kader NasDem ya, saya berambisi semoga partai saya nan lama ini segera konsolidasi internal,” kata Bestari.
Jokowi Bantah Mau Caplok NasDem
Sebelumnya Jokowi juga membantah rumor ini. Ia menegaskan, berita nan beredar itu tidak benar.
“Isu dari mana itu? Jangan menuduh-nuduh isu-isu nan tidak betul seperti itu," kata Jokowi.
"Tidak ada sama sekali, dalam pikiran tidak ada sama sekali,” tambah dia.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·