Berantas Calo Rekrutmen, Polri Buka Hotline dan Sistem Aduan Digital

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Polri membuka jalur pengaduan untuk memberantas makelar rekrutmen terpadu personil kepolisian. Masyarakat diminta tak ragu melapor, setiap kejuaraan dipastikan diproses.

Wakil Inspektur Pengawasan Umum (Wairwasum) Polri, Irjen Merdisyam mengatakan pengawasan rekrutmen diperketat sejak awal. Polri menggandeng pengawas internal dan eksternal untuk memastikan proses melangkah bersih dan terbuka.

“Kita membuka pengaduan. Jadi tadi sudah disampaikan, jika ada masyarakat nan menemukan alias mendapatkan seperti tadi tawaran-tawaran itu, adukan! Kita secara terbuka di situ ada pengaduan masyarakat, Dumas kita. Dumas di Inspektorat maupun Dumas di Propam,” kata Merdisyam di Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2026).

Dia menerangkan, seluruh tahapan seleksi digelar transparan. Peserta langsung mengetahui hasil lewat sistem “one day service”. Skema ini diklaim menutup celah permainan.

Polri juga menyiapkan kanal pelaporan, mulai Inspektorat, Propam, hingga sistem digital berbasis pemindaian kode.

"Tadi sudah ini salah satu corak upaya dari Polda Metro ya, bahwa rekrutmen, eh dari Mabes Polri, jadi jikalau tidak mau mengadu secara langsung bisa mengadu lewat di-scan," ucap dia.

Merdisyam menjamin setiap laporan ditindaklanjuti. Mekanisme ini disebut untuk mencegah praktik transaksional dan manipulasi dalam rekrutmen.

"Ya, jadi keterbukaan itulah nan kita mau wujudkan dengan corak transparansi laporan dari masyarakat gitu," ucap dia.

"Dan yakinlah pasti bakal diproses. Itu salah satu juga mencegah gimana terjadinya transaksional di dalam proses rekrutmen ini, terusnya terjadinya unsur-unsur apa manipulatif, ya silakan kita sudah punya hotline-nya dan bisa langsung diadukan," sambung dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita