Awasi Ketat Haji, DPR Minta Kemenhaj Laporkan Seluruh Transaksi Saudi

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

DPR RI minta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) laporkan seluruh transaksi di Arab Saudi untuk memastikan aspek tata kelola penyelenggaraan ibadah haji terpantau dengan baik.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menekankan bahwa langkah ini wajib dilakukan untuk mengevaluasi apakah eksekusi akomodasi di lapangan betul-betul sejalan dengan keputusan panitia kerja.

"Kami sekalipun sampai sekarang mengapresiasi Menteri Haji, tapi kami bakal ketat juga mengawasi. Kalau ini ada perihal nan menurut kami bagian dari ketidaksesuaian dengan keputusan panja Komisi VIII dengan pemerintah, kami bakal catat," tegas Marwan dalam siaran CNN Indonesia TV, Senin (20/4) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menjamin komitmen transparansi dari setiap kerja sama, Marwan mendesak penyerahan salinan perjanjian secara komprehensif.

Seluruh rekam jejak kesepakatan logistik maupun akomodasi antara kementerian dan pihak ketiga (syarikah) bakal menjadi instrumen utama dalam mengukur keberhasilan pelayanan.

"Maka kami meminta seluruh transaksi kesepakatan dengan para pihak di Saudi dilaporkan ke Komisi VIII. Supaya kami bisa mengevaluasi," jelasnya.

Menanggapi kemungkinan adanya ketegangan birokrasi mengenai pertimbangan tersebut, Marwan mengingatkan bahwa kegunaan pengawasan ini murni merupakan tugas konstitusional dewan.

Ia membedakan porsi pembagian tugas negara, di mana proses pengauditan duit tetap menjadi ranah ahlinya, sementara mutu kesepakatan adalah wilayah tinjauan wakil rakyat.

"Hal audit ya tentu BPK, tapi dalam perihal pengawasan kesepakatan nan kita buat itu DPR. Jadi jangan kelak Gus Irfan jangan marah, lantaran memang gitu," ujar Marwan.

Para jamaah haji tahun 2026 ini dijadwalkan mulai memasuki pondok haji pada hari ini, Selasa (21/4).

Sehari setelahnya, jemaah haji gelombang pertama bakal mulai diterbangkan dari Tanah Air menuju Madinah pada besok, Rabu (22/4).

Sementara itu, jemaah gelombang kedua bakal menyusul diberangkatkan menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.

(kna/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional