Ada Peningkatan Penggunaan Mobil Listrik saat Mudik Lebaran, Dirut PLN: Lancar

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Dirut PLN Darmawan Prasodjo (kanan) bersiap menghadiri rapat nan dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/10/2024). Foto: Hafidz Mubarak/ANTARA FOTO

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengungkapkan penggunaan mobil listrik alias electric vehicle (EV) meningkat signifikan selama periode mudik Lebaran 2026.

Meski terjadi lonjakan pengguna dibandingkan periode mudik tahun sebelumnya, laki-laki nan berkawan disapa Darmo tersebut memastikan perjalanan mudik dengan kendaraan listrik berjalan lancar.

“Kami bisa menyampaikan bahwa penggunaan mobil listrik terutama dalam masa mudik Lebaran itu meningkat drastis dan alhamdulillah mudik dengan mobil listrik melangkah dengan lancar,” kata Darmo dalam rapat dengan Komisi XII DPR RI di Gedung DPR MPR RI, Jakarta, Senin (13/4).

Dia menyebut, kelancaran tersebut menjadi pembelajaran krusial bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, khususnya mengenai kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Menurut Darmo, ke depan jumlah SPKLU bakal terus ditambah seiring meningkatnya kebutuhan. PLN juga mendorong keterlibatan swasta agar pembangunan prasarana pengisian daya semakin masif.

Darmo juga menilai secara keekonomian, upaya SPKLU sekarang semakin menarik. Hal ini ditopang oleh nilai nan lebih kompetitif serta meningkatnya utilisasi, apalagi di sejumlah titik sudah terjadi antrean pengguna.

“Jadi jika dulu membangun kemudian tidak laku, tapi sekarang membangun laku dan ada untungnya,” imbuhnya.

Pelanggan mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), Medan, Sumatera Utara, Kamis (5/3/2026). Foto: Yudi Manar/ ANTARA FOTO

PLN saat ini sudah menggandeng beragam mitra swasta untuk memperluas jaringan SPKLU. Infrastruktur ini sekarang banyak dibangun di letak strategis seperti perkantoran, bank, rumah sakit, pusat perbelanjaan, hingga area parkir akomodasi publik.

Selain itu, PLN juga mengembangkan sistem digital melalui Electric Vehicle Digital System (EVDS). Sistem ini memudahkan pengguna untuk mencari letak SPKLU sekaligus memantau tingkat antrean secara real time.

“Sehingga jika antreannya panjang mereka bisa ke next rest area dan kemudian antreannya bisa dioptimalkan,” jelasnya.

Darmawan menuturkan momentum dua kali periode mudik Lebaran nan melangkah lancar menjadi sinyal positif bagi perkembangan kendaraan listrik di dalam negeri.

Saat ini, komposisi kepemilikan SPKLU juga mulai bergeser. Jika sebelumnya didominasi oleh PLN, sekarang lebih dari 50 persen SPKLU telah dikelola oleh pihak swasta.

Ke depan, PLN bakal lebih konsentrasi pada upaya inti seperti pembangkitan, transmisi, dan pengedaran listrik. Sementara pengembangan SPKLU didorong menjadi ranah swasta, dengan PLN tetap memberikan support dari sisi prasarana kelistrikan.

“Ke depan, PLN bakal lebih konsentrasi pada upaya inti seperti pembangkitan, transmisi, dan pengedaran listrik. Sementara pengembangan SPKLU didorong menjadi ranah swasta, dengan PLN tetap memberikan support dari sisi prasarana kelistrikan,” tutup Darmo.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan