
Aceh Siap Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif di RI (Foto: Dokumentasi)
JAKARTA - Aceh siap menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Indonesia. Pemerintah pun menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp10 triliun bagi pelaku industri ekonomi kreatif.
Potensi ekonomi imajinatif (ekraf) di Indonesia sangat besar, didorong oleh tren positif penyerapan tenaga kerja nan mencapai 26,47 juta jiwa pada 2025 dan kontribusi PDB nan terus menguat. Subsektor unggulan seperti kuliner, fesyen, dan kriya menjadi motor penggerak, didukung pesatnya teknologi digital untuk pemasaran.
Sektor ekonomi imajinatif muncul sebagai motor potensial nan siap menggerakkan roda pembangunan. Salah satu potensi ekonomi imajinatif ada di area Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar dengan peluncuran kembali Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (Amanah). Hal ini menjadi momentum krusial nan menandai penguatan peran Amanah sebagai pusat produktivitas dan penemuan bagi generasi muda Aceh nan semakin berkembang dan berkekuatan saing.
“Hari ini kita memandang semangat luar biasa dari anak-anak muda Aceh. Ini menjadi daya besar untuk terus melahirkan penemuan dan karya nyata,” katanya Direktur Amanah Safwan Nurdin dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Tidak hanya menjadi arena seremonial, aktivitas ini juga menghadirkan sesi interaktif, training singkat, serta obrolan imajinatif nan melibatkan peserta dari beragam latar belakang. Atmosfer kolaboratif terasa kuat, memperlihatkan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku industri dalam membangun ekosistem imajinatif nan dinamis.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·