Zulhas Beberkan Jurus Dongkrak Nilai Tukar Nelayan yang Masih Rendah

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menargetkan bisa menyelesaikan persoalan nilai tukar nelayan paling lambat tahun depan. Saat ini nilai tukar nelayan tetap di nomor 103 alias masuk desil satu. Targetnya, tahun depan nilai tukar nelayan bisa mencapai 120.

"Nelayan ini kenapa kita kudu berdaulat? Tadi ya pangan itu kudu berdaulat termasuk padi, termasuk ikan, termasuk jagung. Kenapa sih? Karena kedaulatan itu kehormatan. Kehormatan siapa? Kehormatan family kita. Petani, peternak, nelayan itu seratus enam puluh juta," ujar Zulhas, sapaan akrabnya, di Lampung Financial Festival, Sabtu (5/9/2026).

Jika nelayan masuk ke desil satu artinya, jika tidak diberikan beras alias uang, maka tidak bisa makan alias memperkuat hidup.

"Kalau diserang perang dia maju duluan memihak tanah air. Nggak mungkin kita tidak mau tahu. Karena nelayan, petani itu bagian dari kita. Bagian dari family kita, kerabat kita sebangsa dan setanah air," ujarnya.

Untuk, itu pemerintah tengah konsentrasi pada peningkatan kesejahteraan nelayan sehingga bisa keluar dari garis kemiskinan. Zulhas juga menegaskan, nilai tukar nelayan nan rendah lantaran biasanya mereka tidak mempunyai daya tawar.

"Dia jika dapat ikan harusnya dibeli dengan dua juta ditawar lima ratus ribu kudu dijual jika nggak ikannya busuk. Dia nggak punya daya tawar," ungkap Zulhas.

Dampaknya, nelayan-nelayan Indonesia menjadi tidak berkekuatan di lautan. Akibatnya ikan-ikan dari laut pun banyak diambil oleh nelayan nan lebih 'kuat'.

"Yang kuat siapa? Thailand, Vietnam, Jepang, Tiongkok. Jadi menurut Menteri Kelautan, Indonesia dirugikan ikannya setiap tahun kira-kira dua ratus lima puluh triliun. Karena apa? Karena nelayan kita tidak berdaya. Karena nelayan kita miskin," tegas Zulhas.

Untuk itu, beberapa kebijakan untuk mendukung kesejahteraan pun disusun, seperti kampung nelayan. Di kampung nelayan pemerintah menyiapkan pabrik es, cold storage, SPBN, hingga balai lelang, sehingga memiliki daya tawar.

"Kalau ikannya ditawar murah dia bisa simpan. Apa bisa sukses? Belum tentu. Tidak mudah. Oleh lantaran itu perlu kerjasama semua pihak," kata dia.

(rah/rah) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News