loading...
Meta bergerak masuk ke pasar prediksi dengan model poin ala video game, mengincar 100 juta pengguna muda sekaligus menjajaki kerja sama dengan dua raksasa industri ini. Foto: Gemini
JAKARTA - Meta bergerak diam-diam ke pasar prediksi — dan targetnya tidak kecil.
Mark Zuckerberg dikabarkan meminta para eksekutifnya untuk menjajaki kerja sama dengan Polymarket dan Kalshi, dua platform prediksi pasar terbesar di dunia.
Laporan ini pertama kali diterbitkan The New York Times pada Jumat (27/6/2026), mengutip tiga tenaga kerja Meta nan mengetahui rencana tersebut secara langsung.
Apa Itu Arena, dan Apa Bedanya dengan Polymarket?
Meta tengah mengembangkan aplikasi prediksi berjulukan Arena. Secara model bisnis, Arena berbeda dari Polymarket dan Kalshi nan menerima taruhan duit nyata. Arena bakal menggunakan sistem poin — sistem nan lebih dekat ke video game daripada judi.
Target nan ditetapkan ambisius: minimal 100 juta pengguna aktif bulanan. Segmen nan dibidik adalah usia 18 hingga 34 tahun — demografi nan paling aktif di ekosistem prediksi digital saat ini.
Arena tetap dalam fase uji coba internal dan belum tentu diluncurkan. Namun jika rilis, Meta berencana mengintegrasikan sebagian fiturnya ke dalam FB dan Messenger — dua platform dengan miliaran pengguna.
Mengapa Pasar Prediksi Kini Jadi Rebutan?
Popularitas pasar prediksi meledak saat Pemilihan Presiden AS 2024. Sejak itu, instrumen ini berkembang menjadi kelas aset baru — wahana untuk "bertaruh" pada beragam peristiwa, mulai dari keputusan bank sentral hingga hasil turnamen olahraga internasional.
Namun ketenaran ini tidak tanpa kontroversi. Sejumlah transaksi nan tepat waktu mendahului pengumuman kebijakan besar Presiden Donald Trump memicu pengawasan ketat dari regulator.
Perdagangan-perdagangan itu berpotensi menghasilkan untung jutaan dolar bagi trader nan identitasnya tidak diketahui.
Tekanan izin inilah nan membikin model Arena — berbasis poin, bukan duit nyata — terlihat sebagai jalan tengah bagi Meta.
Respons Semua Pihak
Meta dan Polymarket menolak berkomentar. Kalshi tidak merespons permintaan komentar Reuters. Reuters sendiri menyatakan tidak dapat memverifikasi laporan NYT secara independen.
FAQ: Pertanyaan Paling Banyak Dicari
Apakah Arena Meta pakai duit sungguhan?
Tidak. Arena dirancang dengan sistem poin, bukan taruhan duit nyata — berbeda dari Polymarket dan Kalshi.
Kapan Arena diluncurkan?
Belum ada agenda resmi. Masih dalam uji coba internal dan belum tentu dirilis ke publik.
Siapa nan jadi sasaran pengguna Arena?
Kelompok usia 18–34 tahun. Target minimal 100 juta pengguna aktif bulanan.
Apakah Arena bakal masuk ke Facebook?
Meta berencana mengintegrasikan sebagian fitur Arena ke FB dan Messenger jika aplikasi ini resmi diluncurkan.
Apa itu pasar prediksi?
Platform di mana pengguna bisa bertaruh pada hasil peristiwa nyata — dari kebijakan ekonomi hingga hasil olahraga. Polymarket dan Kalshi adalah dua nama terbesar nan menggunakan duit nyata.
(dan)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·