Peluncuran Master S.O.E Series Tomoro Coffee.(Tomoro Coffee)
Perkembangan budaya minum kopi membikin konsumen semakin tertarik mengenal apa nan ada di kembali secangkir kopi. Bukan hanya jenis minuman alias tingkat kekuatan rasa, tetapi juga asal biji, metode pengolahan, hingga karakter rasa nan dipengaruhi kondisi geografis suatu daerah. Tren tersebut turut mendorong kopi single origin semakin dikenal oleh masyarakat luas. Salah satu origin nan mempunyai sejarah panjang dalam perkembangan kopi bumi adalah Yirgacheffe, Ethiopia, nan dikenal dengan karakter rasa floral, citrus, dan karamel.
Eksplorasi terhadap karakter tersebut sekarang datang melalui Master S.O.E (Single Origin Espresso) Series Yirgacheffe Ethiopia nan diperkenalkan Tomoro Coffee pada 27 Agustus 2026 di Padel Arena Jakarta. Peluncuran tersebut turut melibatkan brand ambassador Tomoro Coffee, Muhammad Aga.
Yirgacheffe menjadi bagian terbaru dari perjalanan Master S.O.E Series dalam memperkenalkan karakter kopi dari beragam wilayah dunia. Sebelumnya, seri tersebut telah mengeksplorasi sejumlah origin, seperti Kintamani, Papua New Guinea, Brasil, dan Kolombia.
Setiap origin mempunyai karakter nan dipengaruhi oleh beragam faktor, mulai dari kondisi geografis, lingkungan tempat tanaman kopi tumbuh, hingga metode pengolahan biji. Perbedaan tersebut kemudian menghasilkan pengalaman rasa nan beragam sekaligus membawa cerita dari masing-masing wilayah penghasil kopi.
Pada seri Yirgacheffe Ethiopia, biji kopi single origin nan digunakan mempunyai perpaduan karakter floral, citrus, dan karamel. Karakter tersebut kemudian dikembangkan melalui racikan dalam lini Master S.O.E Series.
Ethiopia sendiri dikenal mempunyai keterkaitan historis nan kuat dengan perkembangan kopi bumi dan menjadi salah satu wilayah krusial dalam sejarah kopi Arabika. Keberagaman karakter kopi dari beragam wilayah di negara tersebut juga turut menjadikannya salah satu area krusial dalam perkembangan specialty coffee.
Master S.O.E Series Yirgacheffe Ethiopia tersedia dalam tiga pilihan, ialah Master S.O.E Americano, Master S.O.E Latte, dan Master S.O.E Breve Latte. Pilihan tersebut ditawarkan dengan nilai mulai Rp28.000.
Head of Marketing Tomoro Coffee Linda Hendra mengatakan seri terbaru tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu langkah bagi masyarakat untuk mengenal specialty coffee secara lebih mudah.
“Kami berambisi kehadiran Master S.O.E Series Yirgacheffe Ethiopia dapat menjadi pengalaman baru bagi masyarakat Indonesia untuk mengenal specialty coffee dengan langkah nan lebih mudah dijangkau dan menyenangkan. Kami terus membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk mengenal karakter dan cerita di kembali setiap cangkir kopi,” ujar Linda.
Peluncuran Yirgacheffe Ethiopia juga melibatkan Muhammad Aga, nan disebut sebagai World Espresso Championship 2025. Kehadirannya membawa perspektif barista sekaligus pencinta kopi dalam pengembangan dan eksplorasi kopi single origin tersebut.
Menurut Aga, kopi berbobot semestinya dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat, termasuk mereka nan berada di luar kota-kota besar.
Ia berambisi semakin luasnya jaringan warung kopi dapat membantu memperkenalkan pilihan kopi berbobot kepada masyarakat di beragam daerah.
“Harapan untuk orang-orang di luar sana, agar bisa mendapatkan kopi nan lebih berkualitas. Everyone deserves a good coffee, and great coffee is for everyone. Kopi lezat ini kudu lebih mudah dijangkau, jadi kopi berbobot nan kita minum di kota-kota besar bisa juga dinikmati di beragam pelosok daerah,” kata Aga.
Kehadiran Yirgacheffe Ethiopia dalam Master S.O.E Series menunjukkan bahwa eksplorasi kopi single origin sekarang semakin dekat dengan konsumsi sehari-hari. Bagi konsumen, secangkir kopi tidak lagi hanya menjadi pilihan minuman, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal asal-usul, karakter rasa, dan cerita nan melekat pada setiap biji kopi.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·