Untuk memberikan rasa kondusif kepada konsumen, Wuling Motors tetap menghadirkan program garansi seumur hidup komponen utama elektrifikasi untuk seluruh lini Wuling Eksion, baik jenis Battery Electric Vehicle (BEV) maupun Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko, menjelaskan bahwa perlindungan tersebut mencakup tiga komponen utama kendaraan elektrifikasi: baterai (power battery), motor penggerak (drive motor), dan sistem pengendali motor (motor controller system).
"Sebenarnya agunan Wuling itu 8 tahun alias 120 ribu kilometer, lampau Lifetime Core EV Components Warranty adalah agunan tiga komponen utama nan ada di EV dan PHEV mobil Wuling," kata Danang saat ditemui di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (3/6/2026).
Menurut Danang, agunan tersebut bertindak sebagai perlindungan standar nan diberikan kepada seluruh konsumen Wuling Eksion. Dengan adanya agunan tersebut, pemilik kendaraan tidak perlu cemas terhadap potensi kerusakan pada komponen elektrifikasi dalam periode penggunaan awal.
Namun perlu diingat perlindungan komponen krusial tersebut hanya bertindak bagi pembeli pertama.
"Sebagai pembeli pertama selain agunan standar 8 tahun itu, kami memberikan extend agunan lifetime. Jadi lifetime guarantee ini hanya bisa dinikmati pembeli pertama saja," ujarnya.
Dengan skema tersebut, pemilik pertama Wuling Eksion berkuasa mendapatkan perlindungan komponen utama elektrifikasi selama tetap memenuhi syarat dan ketentuan nan ditetapkan pabrikan.
Status agunan bakal berubah ketika kendaraan beranjak tangan ke pemilik berikutnya. Ini lantaran agunan tidak dapat dialihkan, sehingga hanya bertindak bagi konsumen nan membeli kendaraan baru dari jaringan resmi Wuling.
"Jadi begitu dia menjual mobilnya ke pembeli kedua, itu agunan lifetime-nya sudah tidak terpakai lagi. Pembeli kedua tetap bisa menikmati agunan standar nan sepanjang 8 tahun," jelas Danang.
Artinya, pemilik kedua tetap mendapatkan perlindungan dari pabrikan selama masa agunan standar 8 tahun alias 120 ribu kilometer belum berakhir. Perlindungan tersebut mengikuti sisa masa agunan nan tetap aktif sejak kendaraan pertama kali dibeli.
Kehadiran agunan untuk model EV maupun PHEV menjadi salah satu upaya Wuling untuk mengurangi kekhawatiran konsumen terhadap biaya kepemilikan kendaraan elektrifikasi dalam jangka panjang.
Selain memberikan rasa kondusif kepada pemilik pertama, skema tersebut juga dinilai dapat menjaga daya tarik kendaraan di pasar mobil jejak lantaran tetap adanya perlindungan pabrikan bagi pemilik berikutnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·