Jakarta, CNBC Indonesia - Kenaikan nilai oli nan belakangan dikeluhkan pemilik bengkel dan konsumen rupanya bukan satu-satunya realitas di lapangan. Industri suku cadang kendaraan juga mulai menghadapi tantangan serupa akibat pelemahan rupiah dan ketergantungan terhadap bahan baku impor.
"Ada beberapa, nan fast moving part seperti aki, filter, brake pad, mestinya jika bahan bakunya impor pasti ada penyesuaian," ujar Sekretaris Jenderal Gabungan Industri Alat-Alat Mobil dan Motor (GIAMM) Rachmat Basuki kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).
Pernyataan tersebut muncul di tengah sorotan terhadap lonjakan nilai oli nan terjadi di beragam daerah. Sejumlah bengkel mengaku nilai oli naik cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir sehingga memaksa mereka menyesuaikan tarif kepada pelanggan.
Menurut pelaku industri, sparepart dan pelumas mempunyai karakter nan berbeda. Tidak semua komponen mengalami tekanan biaya nan sama, tergantung sumber bahan baku dan struktur produksinya.
Rachmat menilai kondisi oli justru menghadapi tekanan nan lebih berat dibandingkan sebagian komponen otomotif lainnya. Selain terdampak pelemahan kurs, produk pelumas juga menghadapi persoalan pasokan bahan baku.
"Cuman jika oli kan double impact. Selain bahan bakunya sekarang langka, juga rupiah melemah," katanya.
Sedangkan pelaku industri nan menyuplai suku cadang kepada pabrikan seperti personil GIAMM tetap memantau perkembangan situasi, baik kurs rupiah terhadap dolar AS. Jika terus menerus mengalami pelemahan, bukan tidak mungkin bakal melakukan penyesuaian harga.
Kondisi tersebut membikin pelaku upaya kudu berbilang lebih jeli dalam menjaga margin usaha. Di sisi lain, mereka juga menghadapi tantangan menjaga daya beli masyarakat nan tetap belum sepenuhnya pulih.
"Kalau di Industri sparepart kebanyakan suplai ke Industri kendaraan, jadi tidak otomatis bisa naik, tergantung dari perjanjiannya kapan review-nya, biasanya setiap 6 bulan sekali," sebut Rachmat.
(hoi/hoi)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·