Womenamp;039;s Inspiration Awards 2026, Wamendag Dyah Roro Esti Tekankan Kontribusi Perempuan bagi Perekonomian

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Women's Inspiration Awards 2026, Wamendag Dyah Roro Esti Tekankan Kontribusi Perempuan bagi Perekonomian

Wamendag RI, Diah Roro Esti Widya Putri. (Foto: Isra Triansyah/iNews Media Group)

JAKARTA – Mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Perdagangan di tengah lingkungan kerja nan selama ini didominasi oleh kaum laki-laki menjadi tantangan tersendiri bagi Dyah Roro Esti Widya Putri. Ia tidak menampik bahwa dalam banyak kesempatan, posisi wanita di ranah politik maupun sektor strategis lainnya sering kali menjadi minoritas.

Namun, alih-alih merasa terbatasi, Dyah Roro justru memandang perihal tersebut sebagai ruang untuk memberi makna lebih pada setiap tugas nan dia jalankan. Menurutnya, prinsip dari sebuah pekerjaan bukan terletak pada siapa nan mendominasi, melainkan pada kemanfaatannya bagi orang banyak.

Dyah Roro Esti

"Tantangan di tengah kekuasaan laki-laki dalam bagian pekerjaan tentu banyak sekali ya, dalam makna kata kita sebagai jika misalnya di ranah politik sebagai minoritas, terkadang di sektor-sektor lain juga sebagai minoritas," ungkap Dyah di momen talkshow dalam Women's Inspiration Awards nan berjalan di Jakarta Concert Hall, iNews Tower, Kamis 30 April 2026.

Meski menyadari posisi tersebut, Diah mempunyai prinsip kuat dalam menjalankan perannya di bumi pemerintahan.

"Tapi kembali lagi bahwa apa pun nan kita kerjakan tergantung kita, gimana kita memaknainya, gimana kita memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat gitu," kata dia.

1. Misi Buktikan Kontribusi Kaum Hawa

Di bawah visi kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Dyah Roro berbareng para wanita Wakil Menteri lainnya membawa misi untuk membuktikan kontribusi nyata kaum hawa dalam memperkuat ekonomi nasional. Hal ini bukan tanpa alasan, karena info di Kementerian Perdagangan menunjukkan sungguh besarnya ketergantungan ekonomi Indonesia pada tangan dingin perempuan.

Ia memaparkan bahwa sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah tulang punggung nan digerakkan oleh kebanyakan perempuan.

"Jadi jika misalnya di Kementerian Perdagangan dan relevansinya terhadap wanita adalah rupanya 64,5% dari pelaku upaya UMKM adalah perempuan. Dan you know, we contribute so much terhadap pertumbuhan ekonomi nasional kita," jelasnya.

Pengalaman turun langsung ke beragam wilayah semakin membuka matanya. Dyah Roro mengaku sangat menikmati setiap momen berjumpa dan mendengar langsung cerita dari para pelaku upaya di lapangan. Baginya, setiap produk UMKM nan dihasilkan bukan sekadar peralatan dagangan, melainkan kristalisasi dari kerja keras dan perjuangan melawan batas sosial.

Ia menyadari bahwa di kembali keberhasilan sebuah produk, ada keringat dan mental baja para ibu nan kudu mendobrak pandangan miring di lingkungannya. "Jadi dari situlah kita betul-betul bisa memaknai, merasakan bahwa di kembali figur bahwa rupanya kebanyakan adalah wanita pelaku usahanya, tapi di kembali semua itu ada kerja keras nan tentunya kudu mereka lakukan. Ada stigma-stigma nan mungkin mereka kudu they have to break the stigma begitu dan mereka kudu bekerja keras," tuturnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com