Ilustrasi(Dok Istimewa)
Cita-cita Indonesia Emas 2045 bakal dapat terwujud bagi generasi mudanya sehat, tangguh, produktif, dan terbebas dari narkoba. Karena itu, perguruan tinggi dinilai mempunyai peran strategis dalam menjaga kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia di masa depan. Hal tersebut dikemukakan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, pada orasi Wisuda ke-87 Universitas Tarumanagara (Untar) nan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (16/5/2026).
Wisuda ke 87 ini dikukuhkan sebanyak 2.576 wisudawan nan terdiri dari program sarjana, program profesi, magister, dan doktor. Kepala BNN menyampaikan orasi berjudul “Peran Strategis Generasi Muda dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045”, Suyudi menegaskan ancaman narkotika tidak hanya berakibat pada individu, juga dapat melemahkan kualitas generasi penerus bangsa. “Indonesia Emas 2045 hanya dapat tercapai andaikan generasi mudanya sehat, tangguh, produktif, menguasai teknologi, serta bebas dari narkoba,” tandasnya. Suyudi mengingatkan generasi muda mesti mengambil peran sebagai pemasok perubahan melalui edukasi anti narkoba, pemasok literasi digital lewat penyebaran konten positif, serta problem solver nan bisa menghadirkan solusi bagi persoalan sosial di masyarakat.
Rektor Untar Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. dalam sambutannya mengatakan bahwa lulusan perguruan tinggi saat ini dituntut untuk bisa bergerak adaptif di tengah perkembangan teknologi dan dinamika dunia nan terus berubah. Perguruan tinggi tidak hanya bekerja mencetak lulusan nan unggul secara akademik, juga mempunyai karakter dan kepedulian sosial. “Bagi seluruh lulusan, dari jenjang sarjana, magister, hingga doktor, kalian menjadi bukti komitmen Untar dalam mencetak SDM unggul, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Menyinggung pesan Kepala BNN, Amad menyatakan pihaknya telah mengadakan MoU dengan BNN guna menciptakan kampus Bersinar alias Bersih Narkoba. Ketua Pengurus Yayasan Tarumanagara, Prof. Ariawan Gunadi menambahkan pihak Untar mendukung BNN dalam upaya menciptakan kampus bebas narkoba. Ariawan nan juga Staf Ahli BNN menyatakan diantara upaya pengendalian dan pembatasan penggunaan rokok electric Vape, pihaknya mendukung BNN nan telah menemukan info indikasi adanya unsur narkotika. "Kami sedang merumuskan berbareng pembatasan Vape tersebut serta dampaknya. Namun jangan dituduh kami seolah disponsori pengusaha rokok," tandasnya seraya mencontohkan Vape juga dilarang di Singapura.
Nuansa Budaya Lampung
Wisuda ke-87 Untar turut dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (LLDikti) Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, nan dalam sambutannya mengingatkan agar pendidikan tidak berakhir sebagai capaian akademik semata, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata nan membawa akibat positif bagi masyarakat.
Selain prosesi akademik, Wisuda kali ini menghadirkan nuansa budaya Lampung melalui tema “Move Beyond dalam Semangat Sakai Sambayan”. Nuansa tersebut turut ditampilkan melalui tari “Muli Sambaian” nan dibawakan mahasiswi Fakultas Psikologi melalui Unit Kegiatan Ekstrakurikuler Padmanagara. Tradisi ini sebagai bagian dari komitmen kampus melestarikan budaya Nusantara. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·