Jika kita rasa rasa sih, sudah nyaris dua tahun terakhir rumor mengenai Windows 12 terus bermunculan. Mulai dari bocoran desain, perubahan antarmuka berbasis AI, hingga spekulasi bahwa Microsoft bakal melakukan reset besar-besaran terhadap Windows seperti saat transisi dari Windows 10 ke Windows 11.
Bahkan kemarin kita dapat berita bahwa ada rumor perilisan Windows 12 nan jelas itu rupanya hanya lelucon saja. Dan nan menarik, hingga pertengahan tahun 2026 ini, Microsoft tetap belum mengumumkan Windows 12 secara resmi. Jadi apakah Windows 12 ini beneran ada? alias hanya sebuah agan angan saja?
Rumor Windows 12 Tidak Pernah Benar-Benar Hilang

Nah jika Anda mengikuti perkembangan Windows beberapa tahun terakhir, rumor Windows 12 sebenarnya sudah muncul sejak 2023.
Saat itu, banyak pihak termasuk WinPoin menduga Microsoft bakal kembali ke siklus rilis besar setiap tiga tahun seperti nan pernah dilakukan pada era Windows 7, Windows 8, hingga Windows 10.
Dan lantaran Windows 11 dirilis pada 2021, banyak nan memprediksi Windows 12 bakal datang sekitar 2024 alias 2025, namun faktanya, perihal itu tidak terjadi dan sebaliknya, Microsoft justru terus memperbarui Windows 11 secara besar-besaran melalui pembaruan tahunan dan beragam fitur AI baru.
Windows 11 Sudah Berubah Sangat Jauh
Jika dipikir-pikir sih, Windows 11 nan kita gunakan hari ini sebenarnya sudah sangat berbeda dibanding Windows 11 saat pertama kali dirilis, banyak banget perubahan nan sudah datang di OS ini, mulai dari Copilot, Recall, Start Menu baru, Taskbar nan diperbarui dan lainnya, apalagi jika Anda pakai Copilot+ PC.
Dan uniknya, banyak fitur nan dulu diprediksi bakal menjadi bagian Windows 12 justru masuk ke Windows 11 melalui pembaruan biasa dan inilah membikin pemisah antara “update besar” dan “versi Windows baru” semakin kabur.
Selain itu, Microsoft tampaknya mempunyai tantangan besar ialah identitas Windows di era AI, awalnya mereka sangat garang mendorong branding Copilot, kemudian berkembang menjadi Copilot+ PC, namun belakangan ini branding tersebut mulai terasa membingungkan lantaran banyak pengguna tidak betul-betul memahami apa perbedaan laptop biasa dengan Copilot+ PC.
Selain itu, beberapa perangkat AI terbaru seperti Surface Laptop Ultra justru lebih menonjolkan branding NVIDIA RTX Spark dibanding Copilot+ PC.
Baca Juga : Kenapa Microsoft Diam-Diam Tinggalkan Branding Copilot+ PC untuk Surface Laptop Ultra?
Nah ini jelas memunculkan pertanyaan menarik guys, apakah nantinya memerlukan branding baru nan lebih segar? dan jika iya, apakah Windows 12 bisa menjadi jawabannya?
Jika Windows 12 Dirilis, Itu Bukan Hanya Tampilan Saja
Dengan banyaknya feedback dan perubahan nan mungkin bakal terjadi, jika seandainya Windows 12 betul-betul datang suatu saat nanti, kemungkinan besar fokusnya bukan lagi sekadar tampilan baru.
Karena jujur saja, pengguna saat ini tidak terlalu memerlukan ikon baru alias Start Menu baru, namun pengguna justru butuh performa nan lebih ringan, respon nan lebih cepat, konsumsi RAM nan lebih efisien dan integrasi AI nan betul benar berguna.
Tapi bisa saja sebaliknya, dimana Microsoft memilih strategi seperti Windows 10 dulu ialah menjadikan Windows 11 sebagai platform jangka panjang nan terus diperbarui tanpa perlu mengganti nama sistem operasi.

Jadi Apakah Windows 12 Benar-Benar Akan Hadir?
Dari banyaknya rumor dan bocoran nan beredar saat ini, sayangnya belum ada bukti kuat nan menunjukkan Windows 12 bakal diumumkan dalam waktu dekat.
Namun memandang besarnya investasi Microsoft di AI, modernisasi Windows, dan kebutuhan untuk menyederhanakan identitas produknya, kemungkinan Windows 12 tetap terbuka lebar.
Yang jelas, jika Windows 12 memang datang suatu saat nanti, pengguna mungkin lebih berambisi pada Windows nan lebih cepat, lebih ringan, dan lebih stabil, dibanding sekadar Windows dengan nomor jenis nan lebih besar.
Nah gimana menurutmu guys? apakah Anda merasa Microsoft perlu merilis Windows 12, alias sebenarnya Windows 11 nan terus diperbarui sudah cukup untuk beberapa tahun ke depan? komen dibawah guys.
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·