Rani Hardjanti
, Jurnalis-Kamis, 19 Februari 2026 |02:34 WIB

Waspadai Minum Teh saat Sahur, Cek 5 Alasannya. (Foto: Freepik)
JAKARTA - Bulan Ramadan identik dengan beragam pilihan minuman untuk sahur dan berbuka, salah satunya teh hangat maupun teh manis. Banyak orang menganggap teh sebagai minuman ringan nan kondusif dikonsumsi kapan saja, termasuk saat perut kosong setelah seharian berpuasa.
Namun, di kembali rasanya nan menenangkan, konsumsi teh saat sahur dan berbuka puasa rupanya perlu diperhatikan. Kandungan kafein dan unsur lain di dalam teh dapat memengaruhi kondisi tubuh, terutama ketika sistem pencernaan sedang sensitif setelah berpuasa.
Beberapa efeknya mungkin tidak langsung terasa, tetapi dapat berakibat pada kenyamanan berpuasa sepanjang hari. Mulai dari gangguan lambung hingga kualitas tidur nan menurun, kebiasaan minum teh di waktu nan kurang tepat bisa memicu masalah tertentu.
Karena itu, krusial memahami argumen kenapa teh tidak selalu menjadi pilihan terbaik saat sahur maupun berbuka. Berikut sejumlah penyebab nan perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi teh selama Ramadan seperti dirangkum okezone dari pubmed.ncbi, Kamis (19/2/2026).
1. Memicu Asam Lambung Naik
Teh mengandung kafein nan memberikan faedah bagi tubuh. Namun, kafein juga dapat merangsang produksi masam lambung.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·