Waspada Mobil Mogok saat Arus Balik, Pemudik Harus Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Waspada Mobil Mogok saat Arus Balik, Pemudik Harus Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan

Waspada Mobil Mogok saat Arus Balik, Pemudik Harus Cek Kendaraan Sebelum Perjalanan (Ilustrasi/Dok Okezone)

JAKARTA – Musim arus kembali Lebaran kembali menjadi tantangan tersendiri bagi para pengguna mobil, khususnya nan menempuh perjalanan jarak jauh melalui jalur tol utama seperti Cipali, Jagorawi, Cikampek, hingga ruas panjang Trans-Jawa. Setelah digunakan untuk perjalanan mudik, kendaraan kudu kembali menempuh ratusan kilometer dalam kondisi nan tidak selalu prima. Ditambah volume kendaraan nan tetap tinggi dan lampau lintas padat, akibat gangguan teknis pun meningkat.

Masalah seperti mesin overheat saat terjebak macet panjang, transmisi mulai terasa tidak normal, aki melemah, hingga mobil meninggal total di tengah jalan menjadi situasi nan kerap terjadi saat arus balik. Risiko ini semakin besar bagi pemilik mobil jejak (mobkas), terutama nan baru pertama kali digunakan untuk perjalanan jauh saat mudik.

Secara tampilan, mobil mungkin tetap terlihat baik setelah digunakan mudik. Namun perjalanan panjang sebelumnya sering kali meninggalkan beban kerja berlebih pada mesin, transmisi, hingga komponen kaki-kaki. Komponen nan sebelumnya tidak menunjukkan indikasi dapat mulai bermasalah saat kendaraan kembali dipaksa menempuh perjalanan jauh di arus balik.

Tidak sedikit pengendara nan akhirnya kudu berakhir di bahu jalan tol lantaran kendaraan tidak lagi dapat melanjutkan perjalanan. Situasi ini tidak hanya mengganggu arus lampau lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama di jalur sigap alias saat kondisi malam hari.

Menurut Ardyanto Alam, CEO Garasi, banyak kasus mobil mogok saat arus kembali terjadi lantaran kendaraan sudah mengalami penurunan performa setelah digunakan saat mudik, namun tetap dipaksakan untuk perjalanan kembali tanpa pemeriksaan ulang.

“Banyak kendaraan sudah bekerja ekstra saat mudik, tetapi langsung digunakan lagi untuk arus kembali tanpa dicek kondisinya. Jika mobil mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan di tengah tol, sebaiknya tidak dipaksakan dan segera dilakukan evakuasi,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Dalam kondisi darurat seperti mobil mogok di Tol Cipali, Jagorawi, Cikampek, alias Trans-Jawa, penggunaan jasa towing menjadi solusi paling aman. Terutama towing gendong nan mengangkat seluruh badan mobil, sehingga menghindari akibat kerusakan tambahan pada sistem transmisi, roda, maupun komponen kaki-kaki.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com